BLORA, Sabtu (5/5/2018) suaraindonesia-news.com – Truck Tronton dengan Nomor Polisi L 9937 UL yang dikendarai Agus Salim (55) asal Kriyan Balung Bendo, Jawa Timur, yang bermuatan keramik dari PT. Mulya Mojokerto terguling dikarenakan ban belakang menancap Ke tanah, Sabtu (05/05), sekitar pukul 19.00 Wib.
Pasalnya, kondisi jalan rusak karena disebabkan Proyek Pipa pertagas Gersik – Semarang tepanya di paket 4B.5A.Lokasi kampung Pasar Jagung Depan Stasiun Kereta Api Cepu RT. 05/9 Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Akibatnya, Keramik yang rencananya akan dikirim ke pemesan itu tercecer dijalan dan sebagian pecah.
Agus mengaku akibat musibah ini ia merasa selain rugi waktu juga mengalami kerugian matrial walaupun sementara belum bisa menghitung berapa kerugian yang ia alamami.
“Saat ini posisi truk sudah tidak bisa bergerak karena ban belakang menancap ke tanah Liat karena badan jalan tinggal separuh aspal dan separuh tanah,” terang Agus.
Truck dengan muatan kramik 30 Ton itu, pagi tadi dibantu warga untuk menurunkan keramik yang masih ada di atas truck untuk memudahkan dalam mengevakuasi.
“Saya sebenarnya sudah sering lewat depan stasiun ini dengan tujuan untuk istirahat makan malam, hari ini saya na’as, truck saya tergoleng,” keluhnya.
Sementara Sugianto salah satu warga RT.05/9 Kelurahan Balun sebagai saksi mata saat ditemui wartawan media ini menyampaikan tergulingnya truck tersebut akibat tanah jalan yang Gembur.
“Penyebabnya, karena aspal terkelupas separuh, untungnya
tidak ada korban Jiwa dalam musibah ini,” tukasnya.
Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Imam












