Akibat PPKM, Penjual Umbul-umbul Kemerdekaan RI Sepi Pembeli

oleh -124 views
Asep asal Bunga Ayu Berebes Jawa Tengah, dirinya berjualan di sisi barat Jalan Raya Trinojoyo Kota Pamekasan saat diwawancarai Awak media.

PANEKASAN, Senin (03/08/2021) suaraindonesia-news.com – Menjelang hari kemerdekaan republik Indonesia RI ke 76 tahun 2021, sejumlah pedagang umbul-umbul atau atribut 17 Agustus, di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sepi pembeli akibat dampak PPKM.

Hal tersebut diungkapkan Asep asal Bunga Ayu Berebes Jawa Tengah, dirnya berjualan di sisi barat Jalan Raya Trinojoyo Kota Pamekasan sejak minggu (1/08/2021) kemarin, dirinya mengaku hari kedua di bulan kemerdekaan ini, pihaknya mengalami sepi pembeli.

“Saya datang ke Pamekasan sejak tanggal 31 Juli 2021, dan mulai jualan kemarin awal tanggal 1 Agustus, sampai hari ini nampak sangat sepi pembeli dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski pandemi Covid-18 namun pembeli lumayan banyak,” kata Asep.

Menurutnya, pandemi Covid-19 ini sangat berdampak terhadap kemajuan ekonomi masyarakat khsusnya oara pedagang kecil yang musiman seperti pedagang umbul-umbul kemerdekaan. Apalagi ada kebijakan PPKM Darurat dari pemerintah pusat.

“Kondisi mungkin ada kaitannya dengan PPKM Darurat. Selain perekonomian masyarakat anjlok, sehingga warga sekitar tidak membeli,” tambahnya.

Sofenir kemerdekaan yang dipasarkan oleh sejumlah oedagang ini bervariasi dengan harga yang variatif. Mulai dari harga 20 ribu dengan ukuran 90 cm hingga 300 ribu dengan ukuran 10 meter.

“Jualan mulai jam 07:00 pagi hingga malam sekira jam 19:00 WIB. Sebelumnya lakuknya hingga puluhan biji, namun sekarang hanya beberapa saja yang laku, karena sepinya pembeli mas,” pungkasnya.

Pihak berharap, semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga aktifjtas dan perekonomian warga khsusnya pedagang kecil bisa kembali normal.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Pubkisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *