Akibat Listrik Tak Menentu, Pelayanan Publik di Abdya Terganggu - Suara Indonesia
PeristiwaTeknologi

Akibat Listrik Tak Menentu, Pelayanan Publik di Abdya Terganggu

Avatar of admin
×

Akibat Listrik Tak Menentu, Pelayanan Publik di Abdya Terganggu

Sebarkan artikel ini
IMG 20170531 190552
Akibat listrik mati sejumlah masyarakat kecewa dan keluar Kantor Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Abdya.

Reporter: Nazli Md.

ABDYA ACEH, Kamis(31/5/2017) suaraIndonesia-news.com – Listrik hidup-mati pelayanan publik di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terganggu. Salah satunya seperti yang terlihat di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kabupaten setempat.

Warga Gampong Lhang Kec Setia, Rahmad mengakui, ia datang bersama istri dan keponakannya sejak pagi untuk merekam foto guna pencetakan KTP elektronik. Namun dibatalkan karena listrik mati.

“Kata petugas disini memang mereka belum memiliki genset, jadi kalau mati lampu seperti ini kan kami warga juga yang merasa dirugikan,” Ujarnya.

Selain pengurusan e-KTP yang lambat, lanjut Rahmad pengurusan lainnya seperti pengurusan KK juga bisa tidak selesai dengan berbagai alasan.

“Pengurusan memang sangat lambat, mulai dari jaringan yang katanya lelet juga seringnya pemadaman listrik,” keluhnya.

Kepala Dukcapil Abdya, Nyakseh SH saat dikonfirmasikan sejumlah awak media mengakui, dengan seringnya pemadaman listrik itu sangat menggangu pelayanan di Dukcapil.

“Di Dukcapil ini, pelayanan publiknya paling sibuk, jadi kalau listrik padam sangat terganggu,” akunya.

Selain menggangu pelayanan, lanjut Nyakseh, pemadaman listrik juga berimbas pada rusaknya barang-barang elektronik yang sering digunakan di kantor tersebut.

“Mesin banyak yang rusak, karena lampu mati tiba-tiba,”sebutnya.

Sementara itu, anggota Dprk Abdya Dedi Suherman mengatakan, seharusnya pihak PLN harus menstabilkan jaringan untuk penggunaan layanan publik seperti di Dukcapil dan tempat-tempat lainnya, dengan tidak memadamkan listrik secara tiba-tiba.

“Pln seharusnya memberitahukan terlebih dahulu jika ada pemadaman, jangan dadakan seperti ini sehingga berdampak tidak maksimal pelayanan dan kerusakan alat-alat elektronik lainnya,” kata Dedi dengan nada kecewa.

Ia berharap, pada pihak Pln untuk bekerja profesional dan lebih mengutamakan pelayanan masyarakat dari segala kepentingan dan proyek yang bersifat pribadi.