Akibat Abrasi Sungai Kuba di Tanah Wakaf Dalu Sepuluh B Tanjung Morawa, Puluhan Makam Hanyut

oleh -533 views
Wantoro, Kepala Desa Dalu Sepuluh-B, Kecamatan Tanjung Morawa, saat melihat kondisi tanah wakaf yang tergerus dan abrasi tanah dipinggiran Sungai Kuba, Kamis (08/04/2021). (Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Kamis (08/04/2021) suaraindonesia-news.com – Warga Desa Dalu Sepuluh-B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang mengaku resah karena puluhan kuburan yang ada di tanah wakaf Dusun 1, Desa Dalu Sepuluh-B, tepatnya di pinggiran Sungai Kuba hanyut terbawa arus akibat abrasi yang terletak di tepian Sungai Kuba tersebut.

Warga menyebutkan sudah puluhan makam yang hilang karena abrasi tanah dan hanyut dibawa banjir. Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dapat membangun bronjong atau dinding penahan abrasi Sungai Kuba agar tidak ada lagi makam yang hanyut.

Kepala Desa Dalu Sepuluh-B, Wantoro, saat dikonfirmasi, Kamis (08/04) membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan sudah berulang kali melaporkan hal ini ke pihak dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deli Serdang agar dibantu perbaikan dinding Sungai agar tidak terjadi abrasi dan menggerus makam warga yang ada.

“Memang sudah banyak makam lama yang hanyut dan ini juga dikeluhkan oleh warga, kasian warga kalau sampai ada makam yang hanyut lagi. Kalau dana Desa tidak akan sanggup membuat tahanan dinding Sungai Kuba itu, angaran kita sangat terbatas,” ucap Wantoro.

Dirinya juga menambahkan tentang hal makam yang banyak hanyut tersebut sudah di sampaikan langsung pada istri Wakil Bupati Deli Serdang pada saat itu masa Bupatinya Amri Tambunan dan Zainuddin Mars sebagai Wakil Bupatinya.

“Pada tahun 2019, waktu itu ada kegiatan di Kecamatan Tanjung Morawa saat itu camatnya Teddy Bahtari, dalam kegiatan itu ada ibu wakil Bupati, jadi istri saya menyampaikan sama bu Camat, kemudian bu Camat menyampaikan kepada bu Wakil Bupati, bahkan mereka juga sudah langsung melihat lokasi pemakaman di tanah Wakaf Dalu Sepuluh B, namun hingga kini belum juga ada realisasinya,” ucap Wantoro Kades Dalu Sepuluh B.

Sementara itu, terkait dengan kejadian ini, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Deliserdang Jansu Sipahutar saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi dimaksud.

“Sudah. Kita sedang mempersiapkan laporannya untuk upaya tindak lanjut,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang Darma Ade Putra Hutasuhut ketika dimintai tanggapannya terkait banyaknya makam yang hanyut mengatakan, ia selaku ketua Fokusmaker Kabupaten Deli serdang menghimbau kepada pihak Pemkab deli serdang, baik itu dinas yang terkait untuk segera menindak lanjuti dengan segera apa yang menjadi keresahan masyarakat.

“Banyaknya makam yang hilang di tanah wakaf Desa Dalu Sepuluh B, Tanjung Morawa, agar jajaran pemerintahan Desa Dalu Sepuluh B juga untuk mencari solusi sementara, supaya makam- makam itu tidak tergerus aliran sungai Kuba tersebut sembari menunggu Dinas terkait di Pemkab Deli Serdang, melakukan perbaikan, agar makam-makam hilang tidak bertambah lagi,” tegas Darma.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *