Politik

Ade Jaro Dan Heri Cahyono Mempunyai Elektabilitas Tertinggi Kader Golkar Kota Dan Kabupaten Bogor

69
×

Ade Jaro Dan Heri Cahyono Mempunyai Elektabilitas Tertinggi Kader Golkar Kota Dan Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini
IMG 20170315 111504

Reporter: Iran G Hasubuan

BOGOR, Rabu (15/3/2017) suaraindonesia-news.com – Semarak kegiatan dalam mempersiapkan Pilkada di Kabupaten Bogor, sedianya DPD Partai GOLKAR akan melaksanakan RAKERDA dalam waktu dekat.

H. Ade Ruhandi.SE (Jaro Ade) dapat dipastikan mendapat dukungan dari 41 Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se Kabupaten Bogor untuk diusulkan dan ditetapkan sebagai Calon Bupati Bogor periode 2018-2023 dari Partai Golkar untuk ditetapkan oleh DPP Partai Golkar.

Jaro Ade (Ket. DPD Partai Golkar / Ketua DPRD Kab.Bogor) selama kepemimpinannya telah membuktikan Partai Golkar menjadi jawara pemenang PILEG 2014 di Kabupaten Bogor.

Kerja nyata dan Karya Jaro Ade mendapat respon positif dari masyarakat Kabupaten Bogor.

“Dalam beberapa survey yang dilakukan selama 6 bulan Jaro Ade selalu memimpin diurutan teratas, jadi harapan para kader di kabupaten Bogor kiranya DPP dan DPD Prov.Jabar dapat memberikan rekomondasi dan penetapan untuk Jaro Ade sebagai Calon Bupati Bogor dari Partai Golkar,” tegas Samsul Hidayat yang juga salah satu tim sukses yang tergabung dalam wadah SAHAJA (Sahabat Jaro Ade).

Lain dengan Kabupaten Bogor tetangganya yaitu Kota Bogor masih dinamis.

Heri Cahyono sekertaris DPD Partai Golkar yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Bogor dari sisi elektabilitas di kalangan Kader Partai Golkar masih tertinggi, namun dalam beberapa kesempatan Heri menyatakan tidak akan maju dalam pilwalkot Bogor.

Kesempatan selanjutnya mungkin jatuh kepada Tauhid J Tagor ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor yang juga kerabat dari istrinya Ketua Umum Setya Novanto.

Namun demikian Partai Golkar bukan partai pemenang di kota bogor dan hanya memiliki 6 kursi di DPRD, tentunya pilihan yang realistis adalah untuk posisi Wakil Walikota Bogor.

Incumbent Bima Arya (PAN) masih memiliki kans kuat untuk kembali memimpin Kota Bogor untuk periode 2018-2023.

“Dengan itu,siapakah nanti yang akan menjadi wakil walikota bogor ada ditangan Bima Arya sehingga masih dinamis, karena nama-nama lain dari PDIP, Gerindra, PKS dan PPP menjadi kompetitor ketat,” ungkap Samsul Hidayat.