Aceh Timur Darurat Banjir, 75 Ton Beras Disalurkan Untuk 45.515 Pengungsi

oleh -42 Dilihat
Foto : Ilustrasi

SUARA INDONESIA-NEWS.COM, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Hasballah HM.Thab menyatakan status Kabupaten Aceh Timur Darurat Banjir. Sebab, 24 kecamatan disana seluruhnya dikepung banjir sejak Rabu (17/12/2014).

Masa tanggap darurat bencana banjir hingga 30 Desember 2014. Penetapan status tersebut karena akibat bencana banjir tersebut telah menimbulkan kerusakan infrastruktur serta kerugan harta benda masyarakat.

Meskipun tidak merata diseluruh desa dalam tiap-tiap kecamatan, namun ke 24 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur dikepung banjir yakni Kecamatan Madat, Pante Bidari, Simpang Ulim, Julok, Indra Makmur, Darul Falah, Nurussalam, Darul Aman, Idi Rayeuk, Idi Rayeuk, Banda Alam, Idi Timur, Peudawa, Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Peunaron, Serbajadi, Peureulak Kota, Peureulak Timur, Sungai Raya, Ranto Selamat, Birem Bayeun dan Simpang Jernih. Lima kecamatan terparah dilanda banjir yakni Peureulak Kota, Ranto Peureulak, Julok, Indra Makmur dan Pante Bidari.

Sejumlah titik juga longsor yakni Banda Alam, Serbajadi, Peunarun, Ranto Peureulak dan Kecamatan Birem Bayeun. Hingga hari ke 10 bencana banjir di Aceh Timur telah merusak sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan serta ratusan gedung sekolah ikut teredam, sehingga aktifitas proses pembelajaran lumpuh total sejak sepekan terakhir.

Begitu juga dengan Gedung Puskesmas juga karam seperti Puskesmas Banda Alam, Darul Aman, sehingga mengakibatkan pelayanan harus dibuka di rumah penduduk yang berdekatan dengan Gedung Puskesmas untuk tetap melayani masyarakat.

Tinggi air di perkampungan berkisar antara 40 centimeter – 2 meter. Kondisi ini membuat masyaraat harus mengungsi ke meunasah-meunasah setempat.

“Pengungsi di Aceh Timur tercatat mencapai 45.515 jiwa yang tersebar di 24 kecamatan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Syahrizal Fauzi,S.STP,M.AP.

Selain itu, lanjut Syahrizal, banjir juga telah merendam 181 desa dan menghanyutkan sejumlah rumah penduduk masing-masing di Desa Idi Rayeuk (1 unit), Banda Alam (1 unit), Idi Timur (1 unit), Peureulak (1 unit), Ranto Peureulak (1 unit) dan Pante Bidari (1 unit).

Laporan dari berbagai kecamatan ke Posko Bencana Aceh Timur menyebutkan, banjir yang terjadi di Aceh Timur masih tergolong parah, bahkan jalan negara dibeberapa titik sempat tersendat seperti Peureulak, Darul Aman, Nurussalam dan Peureulak Timur, karena ketinggian air telah naik ke atas permukaan jalan 0 – 1 meter. (rusdihanafiah).

Tinggalkan Balasan