Abaikan Panggilan Kajari, Kades Poteran Akan Dijemput Paksa

Reporter: Sar

Sumenep, Jum’at 16/09/2016 (suaraindonesia-news.com) – Tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kepala Desa (Kades) Poteran, Kecamatan Talango akan dijemput paksa.

“Kami telah memangil Suparman (Kades Poteran, red) namun pada panggilan ketiga yang bersangkutan tidak mengindahkan surat panggilan untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi Raskin di desanya pada tahun 2014,” jelas Kasi Intel Kejari Sumenep Rahadian Wisnu W, Jumat (16/9/2016).

Parahnya lagi, kata wisnu Ia tidak memberi alasan yang jelas atas ketidak hadiran panggilan kajari Sumenep.

Ia mengatakan tidak kooperatifnya Kades Poteran, maka kejaksaan (Kejari) Sumenep akan mengambil tindakan tegas. Bahkan akan melakukan penjemputan paksa.

“Kami pasti akan jemput paksa Suparman, karena sudah tiga kali tidak memenuhi pemanggilan tim penyidik,” tegasnya.

Menurutnya, untuk penangannya terus dilakukan. Saat ini pihaknya sedang menghitung adanya kerugian negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here