Suara Indonesia-News.Com, Probolinggo – Pembagian Bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo diwarnai dengan protes warga, Kamis (16/4/15). Pasalnya ratusan warga penerima bantuan Program PSKS Kelurahan Ketapang, yang sudah datang ke Kantor Kelurahan sejak pagi diwajibkan melunasi Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) terlebih dahulu sebelum mencairkan uang bantuan. Jika penerima bantuan Program PSKS tidak mau melunasi PBB pihak Kelurahan tidak akan mencairkan dana bantuan PSKS tersebut.
Dari keterangan beberapa warga Kelurahan Ketapang penerima bantuan Program PSKS, diantaranya Misnayu dan Husain saat diwawancarai wartawan mengatakan, bahwa pihak Kelurahan Ketapang memberi persyaratan kepada penerima bantuan Program PSKS yang belum melunasi PBB, untuk bisa mencairkan dana bantuan diwajibkan untuk melunasi PBB terlebih dahulu. Setelah PBB dilunasi dana bantuan Program PSKS baru bisa diambil, terangnya.
“Karena saya tidak bekerja, saya tidak punya uang untuk bayar PBB. Sekarang saya harus bayar PBB dulu baru bisa ambil uang bantuan itu, ujar Misnayu. Saya datang ke Kantor Kelurahan ini untuk mengambil dana bantuan, saya ditolak tdak boleh ambil uang katanya harus melunasi PBB dulu, saya menolak aturan ini, ungkap Husain dengan geram”
Sementara pihak Kelurahan Ketapang sengaja membuat peraturan sendiri dengan mencantumkan penerima bantuan program PSKS untuk bisa mengambil dana bantuan wajib melunasi PBB terlebih dahulu, dengan dalih warga selama bandel untuk membayar PBB.
“Nur Azizah salah satu Staf Kelurahan Ketapang mengatakan, agar bisa cair bantuan ini, penerima PSKS wajib melunasi PBB. Meski ini bukan merupakan aturan resmi, tapi ini merupakan perintah dari Pak Lurah,” dalihnya.
Di Kota Probolinggo setidaknya ada 13.495 warga penerima dana bantuan Program PSKS yang dibagi di 5 (lima) Kecamatan, yaitu Mayangan, Wonoasih, Kademangan, Kanigaran dan Kedopok. Warga berharap bantuan PSKS yang merupakan Program Pemerintah Presiden Joko Widodo ini bisa tersalur tepat sasaran. (Singgih).












