BOGOR, Jumat (07/08/2018) suaraindonesia-news.com – Fenomena Alam yang luar biasa terjadi kemarin (06/08) di kota Bogor sekitaran Bogor Selatan, tepatnya daerah Kelurahan Batutulis, pamoyanan dan sekitarnya terkena puting beliung yang mengakibatkan sekitar 800 rumah rusak dan juga mengakibatkan korban meninggal dunia akibat puting beliung.
Menyikapi kejadian tersebut, balad Benteng Bogor Raya Pajajaran (BBRP) Jabar Banten segera turun ke lokasi membantu warga dan aparat saling membahu membantu warga setempat.
Melalui grup WA BBRP Jabar Banten semua saling koordinasi, sejak kemarin sore balad yang ada disekitar lokasi langsung turun ke lapangan, demikian dikatakan Kang Agus Jawara selaku kapusdiklat DPP BBRP Jabar Banten kepada wartawan, Jumat (07/12).
Menurutnya, DPP Jabar Banten sejak kemarin sudah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh balad Padjajaran sekalian membuat posko.
Sementara Tuti Kusmiati yang biasa dipanggil Bunda Ratu selaku ketua bidang sosial kemasyarakatan DPP BBRP Jabar Banten menyampaikan akan berkomitmen yang berkaitan dengan masalah kemanusiaan.
Ketua Umum DPP BBRP Jabar Banten Drs, Atma Wirya melalui telpon seluler menyatakan, bahwa ini semua sebagai bentuk komitmen BBRP untuk menjadi solusi terbaik bagi masyarakat walaupun yang dapat dilakukan oleh BBRP baru hal halal yang kecil.
Akan tetapi kata Atma, BBRP akan terus berusaha menjadi yang terbaik buat Masyarakat dimana pun BBRP berada.
Ketua DPC Kota Bogor BBRP Jabar Banten Umar Dhani pun langsung menginstruksikan Balad Padjajaran Kota Bogor untuk segera mengambil tindakan positif ke lokasi bencana demikian menurut Danki Kota Bogor kang Faki yang segera di bawah komando Kasatgas DPP BBRP kang Jaya dan kang Budi Pamsus DPP BBRP Jabar Banten.
Kami siap bersinegitas dan melayani masyarakat apapun bentuknya, demikian dikatakan Kang Lebon selaku Dewan kehormatan DPP BBRP Jabar Banten mendampingi Ki Wulung saat mengontrol jalur koordinasi balad Padjajaran yang berada di lokasi.
Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Agira
Publisher : Imam












