IMG 20150321 140543

Toke Padi Asal Uyok Cinta Raja Kecamatan Langsa Timur Di Rampok

Suara Indonesia-News.Com, Langsa Aceh – Perampokan bersenjata api ( Senpi) dan pisau kembali terjadi Jum’at (20/3) sekitar pukul 19:00 WIB di kota Langsa, korbannya diketahui bernama Abd. Manaf Nurdin,40. Warga Uyok Cinťa Raja Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa. 

Saat ini korban mengalami penusukan di leher dan di rawat secara intensif di ruang ICCIU Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kota Langsa. Kasus ini Uang Rp 17 Juta milik korban raib yang disikat oleh kawanan rampokan tersebut.

Menurut keterangan dari A. Manaf (korban) sebelumnya, dirinya didatangi oleh seseorang ke gudang ditempat usahanya membeli padi dengan menawarkan kepada korban di belikan padi pelaku.

Kemudian, korban berangkat bersama dengan membawa uang dan goni, sesampainya di perbatasan Desa Matang Seutui dan Simpang Bukit Pulau dikenal kawasan sunyi menuju Gampong Bukit Medang Ara, Kecamatan Langsa Timur, teman pelaku sudah menunggu dilokasi tersebut.

Kemudian memukul kepala korban yang di duga menggunakan popong senjata api, menendang di dada kemudian menusuk lehernya dengan pisau yang telah di persiapkan.

Sementara, warga masyarakat di sekitar tempat dimana ditemukan korban, tidak mengetahui persis kronologis, menurut mereka yang enggan menyebutkan namanya pada  Wartawan, mereka baru tahu ada kejadian di matang Seutui, setelah datang seorang wanita dengan mengenderai sepeda memberi tahu ada korban perampokan.

Menurut sumber lagi korban datang ke Gampong Matang Seutui, Kecamatan Langsa Timur sekitar pukul 19:00 WIB selesai Shalat Magrib, sempat berpapasan dengan warga yang hendak mengikuti tahlilan.

Hal yang sama juga di sampaikan salah seorang keluarga korban Abd. Rahman,50. menurutnya, pertama korban di telpon di suruh bawa goni dan uang untuk membeli padi.

Sementara itu, Istri korban yang belum di ketahui namanya saat di tanyai, pada menyebutkan, dirinya tidak mengetahui persis bagaimana suaminya berangkat untuk mengantar uang dan goni tersebut, “saya tidak tau pak, karena saya pada saat kejadian memang sudah di rumah sakit ini, untuk menjenguk pasien seorang keluarga yang di opersi,” ujar Istri korban.(Rusdi Hanafiah).