Suara Indonesia-News.Com, Sumenep – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Moh. Hanafi mengungkapkan, Persoalan “pengusiran” sejumlah wartawan dinilainya hanya miskomunikasi saja.
“Teman-teman wartawan harus memahami juga kepada setiap anggota dewan, karena dalam menyampaikan sesuatu, beda orang tentu beda pula saat melakukan komunikasi,”jelas Hanafi. Jumat (13/3/2015).
Hal yang sama juga di sampaikan Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, “Wartawan adalah mitra DPR dan tentu harus diselamatkan,”imbuhnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi B, DPRD Sumenep, Masdawi, mengusir sejumlah awak media saat mau konfirmasi terkait anjloknya harga rumput laut ke Ketua Komisi B, Nurus Salam, Selasa (10/3/2015).
Saat hendak mewawancarai Ketua Komisi B, Nurus Salam, sejumlah awak media dikejutkan dengan lontaran kata-kata tidak enak dari salah seorang anggota Komisi B, Masdawi.
Dalam kata-katanya, ketua Fraksi Partai Demokrat itu melarang wartawan mewawancarai siapapun di ruang Komisi B, bahkan jika mau wawancara harus dilakukan diluar Komisi atau di ruangan Fraksi.(yat/zai)












