Suara Indonesia-News.Com, Bogor – Dinas Kebersihan Kota Bogor Terapkan Metode Taman Vertikal atau Vertical Garden Kepala Dinas Kebersihan dan Pertaman Kota Bogor Irwan Riyanto Mengatakan kepada Suara Indonesia diruangan kerjanya mengatakan,bahwa dalam kehidupan perkotaan sekarang ini dengan segala pembangunannya yang serba cepat, agak sulit tampaknya untuk melakukan kegiatan perkebunan di dalam kota.
Irwan juga menuturkan,kehidupan perkotaan yang cenderung dengan keterkaitan pusat kegiatan, jasa,dan pusat perekonomian sehingga kian hari membuat minimnya lahan dan segala aktivitas pertanian dan perkebunan. Namun saat ini, mulai bermunculan trend baru yaitu berkebun di dalam kota, ujarnya.
Dikatan Irwan bahwa masyarakat perkotaan mulai merasakan kebutuhan penghijauan atau bahkan perkebunan di kehidupan sehari hari, kehidupan yang kembali menyatu dan selaras dengan alam seiring dengan pemahaman akan pentingnya lingkungan yang sehat di kawasan perkotaan.
Tidak mempunyai halaman atau tanah yang cukup untuk melakukan penghijauan dan perkebunan bukan merupakan suatu hambatan tutur Irwan. Saat ini banyak masayarakat perkotaan di kota-kota besar familiar dengan istilah vertical garden atau taman vertikal.
Metode penghijauan dengan memanfaatkan lahan minim untuk penghijauan secara keatas (vertikal), media tanam yang digunakan bisa bermacam-macam mulai dari pot-pot tanaman yang disusun secara vertikal dengan bantuan rangka kayu atau besi hollow,media hidroponik (media tanam tanpa tanah) yang diatur secara vertikal ataupun tanaman rambat.
Hal ini sudah dibuktikan dengan taman vertikal di tiga titik yakni Stasiun Kereta api,Under Pass dan Terminal Baranang Siang.Sementara dananya berasal dari investor termasuk CSR pungkasnya. (Iran G HSB).
