SURABAYA, Kamis (14/12/2017) suaraindonesia-news.com – Rakor Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Jawa Timur yang digelar di Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (13/12) diwarnai beragam keluh kesah para bupati akan ketakutannya terhadap OTT kepada para pembicara yang terdiri dari perwakilan Kemendagri Ditjen OTDA dan Kejati Jawa Timur.
Oleh karenanya, tanya-jawab akan keluh kesah tersebut, menurut Ketua APKASI Jawa Timur, yang juga Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., akan dibuatkan buku.
Buku tanya jawab itulah nantinya bisa dijadikan rujukan teknis kepada para kepala daerah yang tergabung dalam APKASI Jawa Timur.
“Kita akan meluncurkan buku tanya jawab APKASI Jawa Timur, ini juga bisa menjadi panduan teknis,” ucap Faida, usai Rakor.
Dengan adanya panduan teknis, diharapkan tidaj ada lagi keresahan-keresahan tersebut.
Faida menambahkan komunikasi yang difasilitasi oleh APKASI Jawa Timur ini, pihaknya akan menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Presiden, mengenai berbagai aspirasi dari para anggota APKASI Jawa Timur.
Sementara itu, perwakilan dari Kemendagri Ditjen OTDA, Revli Fatoni mengatakan bahwa para kepala daerah untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Tidak perlu takut jika sudah melakukan semua sesuai prosedur, tetaplah berkonsolidasi dengan Pemprov, Kemendagri, Kejati maupun KPK mengenai apa yang boleh dan tidak boleh,” ujarnya.
Reporter: Guntur Rahmatullah
Editor: Supanji













