PROBOLINGGO, Kamis (23/11/2017) suaraindonesia-news.com – Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo Jawa Timur selain memiliki potensi alam yang menarik untuk obyek wisata, juga dikenal sebagai penghasil madu lebah yang berkualitas. Dan hampir setiap Desa di Kecamatan Lumbang ada peternak lebah madu.
Bahkan tahun 2015 silam produksi madu lebah di Kecamatan Lumbang mencapai 500 ton lebih, sepertiga suport madu nasional. Karena kebutuhan madu secara nasional berdasarkan penelitian ITB, antara 3500 – 4000 ton kebutuhan madu nasional baru dicukupi 1000 – 1500 ton, sementara 70% sisanya masih import.
Dari 1500 ton madu yang dicukupi oleh suport nasional tersebut, menurut keterangan Camat Lumbang, Bambang Heriwahyudi, sepertiganya disuport dari Kecamatan Lumbang.
Dia mengatakan, untuk meningkatkan hasil produksi madu lebah ini, sekarang Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengembangkan sentra madu dan suport pakan lebah.
“Dengan pengembangan sentra madu dan suport pakan lebah ini harapannya produksi dan kualitas madu semakin meningkat,” terangnya, Kamis (23/11/2017).
Bambang Heriwahyudi menyampaikan, untuk peningkatan produksi madu lebah ini sekarang Pemkab Probolinggo melalui instansi terkait bekerja sama dengan Universitas Surabaya (Ubaya) melakukan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat peternak lebah madu. Arahnya, disamping untuk menyuport kebutuhan madu secara nasional, juga ada produk turunan dari madu ini yang bisa dikomersialkan, seperti untuk sabun cair, padat maupun hand body, ungkapnya.
Pada awal tahun 2018 nanti, kata Bambang Heriwahyudi ada bantuan mesin dari Kementerian melalui Ubaya untuk peternak lebah madu, yaitu mesin untuk peningkatan standart kualitas madu dan kebersihannya.
Mengenai pemasaran atau penjualannya nanti melalui Koperasi yang sudah dibentuk peternak lebah.
“Saat ini di Kecamatan Lumbang ada 10 kelompok peternak lebah madu yang sudah bergabung di Koperasi peternak lebah,” pungkasnya. (Bro/Jie).












