Berita UtamaPeristiwaPolitik

Tolak Sidang Paripurna, Ratusan Massa Demo Ketua DPRD Intan Jaya

Avatar of admin
×

Tolak Sidang Paripurna, Ratusan Massa Demo Ketua DPRD Intan Jaya

Sebarkan artikel ini
e1a4cbd2 a128 4bb5 9df4 f3f5a3263ada
Ratusan massa mengepung rumah Ketua DPRD Kabupaten Intan Jaya, di Nabire, Papua, Jumat (29/9/2017).

NABIRE, Jumat (29 September 2017) suaraindonesia-news.com – Ratusan massa mengepung rumah Ketua DPRD Kabupaten Intan Jaya, di Nabire, Papua, Jumat (29/9/2017).

Aksi tersebut digelar terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw periode 2017-2022.

Versi pendemo, putusan MK tersebut hasil rekayasa. Sebab, MK memutuskan berdasarkan C1 KWK saat Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). Padahal, apa yang diputuskan MK tersebut berbeda dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan sebelumnya dalam pleno KPUD Intan Jaya.

Baca Juga: Kejari Jember Jebloskan Koruptor Dana Bansos Ke Penjara

Selain menolak hasil putusan MK, massa juga mendesak agar DPRD tidak melakukan Paripurna untuk mengusulkan pelantikan Bupati Intan Jaya ke Kemendagri.

Puluhan aparat kepolisian tampak mengawal ketat jalannya aksi demonstrasi tersebut. Massa aksi, yang merupakan pendukung calon bupati-wakil bupati Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme, menolak Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw memimpin Intan Jaya.

Karena bagi mereka, pasangan nomor urut 3 itu tidak layak menjadi pemimpin.

Baca Juga: Menkes Prihatin, 371.599 Warga Jatim Alami Kebutaan

Menurutnya, sejatinya yang menjadi pemenang dalam Pilkada Intan Jaya 2017 silam adalah pasangan Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme yang diusung oleh PDIP dan PKB.

Massa juga mengancam akan mengganggu Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyau jika tetap dipaksakan dilantik untuk menjadi Bupati-Wakil Bupati Intan Jaya. (HR/Jie)