Ditinggal Tidur, Motor di Dalam Garasi Raib Digondol Maling

×

Ditinggal Tidur, Motor di Dalam Garasi Raib Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
images 3
Ilustrasi Pencurian Sepeda Motor

Reporter : Nun

BOJONEGORO, Selasa (28/3/2017) suaraindonesia-news.com – Tak disangka biasa menarik motor konsumen yang telat bayar angsuran, kini merasakan sendiri bagaimana rasanya kehilangan barang miliknya, apalagi barang tersebut baru dimilikinya.

Kejadian ini bukan karena kebetulan cuma kasusnya hanya bersamaan dengan Lutfi, guru SMP di Bojonegoro motornya hampir raib dirampas Depcolector dari Leasing WOM Finance, Kali ini yang terjadi dialami karyawan WOM Finance Tuban, motornya hilang bukan ditarik Leasing melainkan hilang di gondol maling.

Peristiwa yang menimpa Zaki Widodo (35) pekerjaan karyawan Leasing WOM Finance Tuban tersebut, terjadi pada Selasa (28/3) pagi, sekira pukul 04.00 Wib.

motor jenis Honda Beat dengan nopol S 3922 EE, warna hitam itu, raib dari garasi rumah orang tuanya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, korban bernama Zaki Widodo (35) pekerjaan karyawan Leasing WOM Finance Tuban.

Kejadian terjadi berawal saat korban pada hari selasa pagi, berkunjung kerumah orang tuanya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, bersama istri dan anaknya sekira jam 18.00 sore dari Tuban dengan mengendarai motor Honda Beat, sesampai dirumah motor tersebut di parkir disamping rumah, sekira pukul 23.00 wib motor tersebut dipindah ke Garasi teras belakang rumah berjejer dengan 4 unit kendaraan lain.

Sekira pukul 04.00 pagi, istri korban bangun hendak buang air kecil, alangkah terkejutnya setelah kedapatan motornya yang diparkir berjejer telah hilang, setelah memastikan bahwa motornya benar – benar hilang, paginya korban dengan diantar saksi Suprayitno melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedewan dengan membawa barang bukti berupa STNK dan kunci kontak motor.

Sementara, Kapolsek Kedewan AKP Sukirman, saat dikonfirmasi Suara Indonesia-news.com  membenarkan adanya curanmor ( pencurian kendaraan bermotor ) tersebut.

“Benar, kini kami masih diselidiki anggota,” terang Sukirman Singkat.

Sukirman menghimbau pada masarakat supaya selalu waspada.

“Kami menghimbau kepada masarakat supaya lebih waspada, kalau meninggalkan motor harus dalam keadaan terkunci dan dalam pantauan,” pungkasnya.