Reporter : Inro
JAMBI, Rabu (22/3/2017) suaraindonesia-news.com – Kapolda Jambi, Brigjen Pol. Yazid Fanani mengatakan, focus saat ini adalah untuk memulihkan keadaan.
“Fokus kita hari ini datang ke Kerinci adalah untuk memulihkan keadaan, saat ini masyarakat tidak percaya satu dengan yang lain, fokus kita mengembalikan kepercayaan (trust), sehingga siaga dan berjaga-jaga dengan membawa peralatan sudah tidak diperlukan lagi,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memastikan bahwa di sana ada pasukan yang cukup, yang bisa mengamankan seluruh komponen masyarakat yang sedang konflik, tutur Kapolda.
“Saat ini fokus kita adalah pemulihan, besok akan kita adakan pertemuan kembali melibatkan semua komponen. Ada Ninik mamak, tua-tua tokoh adat, tokoh masyarakat, masyarakat pendatang yang berladang dan masyarakat setempat, termasuk juga Pak Bupati dan perangkat-perangkatnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari hasil pertemuan itu, akan kita tindak lanjuti. Yang pasti, kita tidak tolerir adanya pelanggaran hukum. Tegasnya.
“Jika ada pelanggaran hukum, harus kita lakukan penindakan yang tegas, terukur, dan juga memberikan keadilan untuk semua,” tegas Kapolda.
“Sekarang, kita beri ruang bagi para pihak, untuk menyampaikan unek-unek permasalahannya, karena selama ini, permasalahan itu tidak tersalurkan sehingga muncul konflik,” kata Kapolda.
“Harapan kita kedepan, kasus serupa tidak terulang kembali, media juga harus memberikan pembelajaran ke masyarakat, memberikan pemberitaan yang berimbang, sehingga kepercayaan itu tumbuh kembali, karena kalau tidak seimbang, kecurigaan akan semakin parah,” jelas Kapolda Jambi tersebut.
Kapolda menambahkan, 2 Kompi pasukan disiagakan untuk mengamankan lokasi.












