Berita UtamaPeristiwaTeknologi

Ribuan Peserta CTKI G2G Korea Memadati Unitomo Surabaya

56
×

Ribuan Peserta CTKI G2G Korea Memadati Unitomo Surabaya

Sebarkan artikel ini
IMG 20170201 110735
Ribuan peserta Program Verifikasi Data Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI), Selasa (31/1), saat mendatangi Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya.

Wartawan : Guntur Rahmatullah

Surabaya, Rabu (1/2/2017) suaraindonesia-news.com – Program Verifikasi Data Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI), diserbu ribuan peserta. Selasa (31/1), Bertempat di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya.

Tercatat ada 7399 peserta pendaftaran berdasarkan data resmi BP3TKI Surabaya yang dilansir website resmi BNP2TKI.

Sejak pagi hari, para peserta dari berbagai kota di Jawa Timur telah memadati halaman Unitomo Surabaya, menunggu dimulainya proses verifikasi yang tepat dibuka pada jam 08:00 WIB. Sehingga desak-desakan pun terjadi saat panitia membuka gerbang, namun hal ini tidak berlangsung lama karena para peserta dengan sadar bersedia diatur oleh petugas untuk mengantri dengan rapi dan disiplin.

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang merupakan Kerjasama G2G Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Acara ini berlangsung sejak Selasa (31/1/2017) sampai Minggu (5/2/2017) untuk menuntaskan proses verifikasi data sebanyak 7399 peserta tersebut.

Penanggung jawab proses verifikasi data CTKI Korea, Dyah Rejeki Ningrum mengatakan bahwa saat ini proses verifikasi tidak terlalu mengalami banyak masalah, mengingat prosesnya sudah terkomputerisasi (paperless), namun pihaknya berharap peserta yang belum melakukan proses verifikasi untuk berusaha memahami atau familiar dengan sistem komputerisasi dan melakukannya sendiri.

“Kemaren (31/1), Unitomo menargetkan 1000 data verifikasi tuntas, dan hasilnya 958 data yang telah tuntas diverifikasi, sedangkan hari ini (1/2) Unitomo menargetkan 1320 data verifikasi untuk dituntaskan,” terang Dyah.

Dyah Rejeki Ningrum juga berterima kasih kepada media yang telah memberitakan acara ini dengan harapan peserta selanjutnya bisa familiar dengan sistem yang terkomputerisasi ini agar tidak mengalami kendala.