Reporter: Mustain
Lamongan, Jumat (27/1/2017) suaraindonesia-news.com – Hati-hati dengan Pesan di Chat Facebook Anda! kalau tidak, maka anda bisa dipermalukan atau rahasia anda akan diketahui orang banyak. Tulisan ini bukan hendak menakut-nakuti tapi ini bisa menjadi pelajran buat kita. Sebab sesuatu yang kecil bisa menyebabkan sesuatu yang besar.
Berkomunikasi lewat chat di facebook memang sesuatu yang menyenangkan. Fasilitas ini digunakan bukan hanya saja karena bersifat realtime, tapi karena dianggap lebih bisa menjaga kerahasiaan. Sebab kalau menulis atau memberi komentar di dinding akan diketahui oleh orang banyak.
Sebelum anda chat dengan teman anda kenali dulu siapa teman anda, kalau tidak anda bisa dikerjai seperti yang dialami oleh salah satu akun facebook garam jaya, yang suka iseng inbok istri temannya ia tidak sadar setiap inbok yang membalas adalah suaminya.
Pada awalnya kerena sudah saling mengenal akun facebook yang memakai nama Garam jaya tersebut atau nama aslinya Mundolin warga asli dari Desa, Labuhan, Kecamatan, Brondong, Kabupaten Lamongan Jawa -Timur yang pernah meringkuk di sel tahanan kerana terbukti sebagai bandar judi bola itu pura-pura meminta nomer handpone (HP) dengan modus mau memberi Nus (cumi-cimi) supaya diberi nomer handpone.
Karena sudah dianggap teman suaminya panggil saja L tidak menaruh curiga apapun, ia pun memberi nomer HPnya meskipun Nus (cumi-cumi) yang dijanjikan tidak pernah kunjung datang. Melalui SMS Beberapa kali garam jaya menawari mau ngajak acara makan-makan bareng, namun selalu di tolak oleh L.
Karena akun Facebook L yang membuat suaminya dan justru L sendiri tidak tau kata sandinya. Sudah sering inbok meskipun suaminya membaca namun cuekin saja, pada saat tengah malam garam jaya inbok dengan bahasa sok perhatian” kok durung turu dek” (kok belum tidur dik), dijawab belum, padahal yang jawab inbok tersebut suaminya.
Lagi-lagi menawari mau ngajak acara makan-makan di jawab terus sama suaminya yang berpura-pura sebagai L bahkan sempat di jawab “saya mau tapi dengan syarat pamitkan dulu sama suamiku,” garam jaya membalas aku ngak berani kalau pamit suamimu nanti di curigai, dengan memakai bahasa jawa. Ujung-ujungnya mau ngajak nikah bahkankan sanggup menjelek-jelekkan istrinya sendiri yang sekarang sedang mengandung supaya L tertarik padahal L tidak tau apa-apa pada saat itu tidur nyenyak.
Pada siang harinya karena sudah janjian di tunggu di jembatan sedayulawas, kurang lebih 3 km ke barat dari Kecamatan Brondong. Padahal yang jawab suami L melalui Pesan singkat SMS, garam jaya pun sudah menunggu, di balas lagi sama suami L dengan memakai Hp milik istrinya “tadi saya sudah menunggu di situ mas tapi saya malu dilihatin orang kalau boleh ke timur lagi di daerah paciran,” kata suami L melaui pesan singkatnya.
Tidak lama kemudian Garam jayapun menuruti kemauanya dan langsung menuju daerah paciran tepatnya di Wisata Bahari lamongan, dengan penuh semangat karena merasa rayuan-rayuan gimbalnya bisa menklukan hati L tapi tidak sadar bahwa yang membalas semau itu suami L.
Dengan terus SMS melaui pesan singkat yang menyatakan bahwa ia sudah menunggu di WBL, kurang lebih satu jam tidak dibalas dengan suami L dengan maksud supaya capek menunggu, selanjutnya di balas oleh suami L.
“Maaf mas karena anak saya menangis terpaksa saya harus pulang lain waktu lagi ya,” ujarnya.
Garam jaya membalas dengan berpura -pura memakai bahasa penuh perhatian,” iya ngak apa-apa dik lain kali saja masih banyak waktu kok, dan nanti ayo ikut saya sekalian pergi yang jauh, (bersambung)












