Hari ke 7 Operasi Zebra 2016, Hunting System Satlantas Polres Sumenep Tilang 780 Pelanggar

65
×

Hari ke 7 Operasi Zebra 2016, Hunting System Satlantas Polres Sumenep Tilang 780 Pelanggar

Sebarkan artikel ini
IMG 20161122 WA0060

Reporter: Liq

Sumenep, Selasa (22/11/2016) suaraindonesia-news.com – Memasuki hari ke tujuh Oprasi Zebra Semeru 2016, Satuan Lalulintas Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah mencapai 780 tindakan tilang dari beberapa titik diwilayah Polres setempat.

Operasi yang hanya berlangsung dua pekan dari tanggal 16 hingga 29 November ini bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan mempersempit ranmor.

“Memasuki hari ketujuh digelarnya oprasi zebra semeru diwilayah Satlantas Polres Sumenep sudah menindak 780 dengan pelanggaran tilang,” kata Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Nadzir Syah Basri, SH. Selasa 22/11/2016.

Nadzir mengatakan, dari semua pelanggaran yang mereka tindak dengan tilang diantaranya adalah pelanggaran helm, tidak memiliki surat ijin mengemudi (SIM), menyalahkan lampu disiang hari, menerobos lampu traffic light.

“Sedangkan pelanggaran rambu-rambu lalulintas dan marka jalan itu 100 pelanggar dan pelanggaran lalu lintas lain yaitu anak dibawah umur serta pengendara mobil tidak memakai sabuk keselamatan,” terangnya.

Sementara Kanit Turjawali Polres Sumenep, Iptu Rizal Nugra Wiyaya S.I.K, menambahkan selain menilang 780 pelanggar, pihaknya juga melakukan peneguran sebanyak 50 kali. Selain itu ia juga memfokuskan kepada pelanggaran yang mengakibatkan terjadinya laka lantas seperti tidak menggunakan helm, pickup yang memuat orang, menerobos lampu traffic light, pelanggaran tersebut kami saring dengan menggunakan hunting system.

“Namun dari pantauan selama tujuh hari kemarin, masih marak ditemukan kejadian kecelakaan di wilayah Kota Sumenep diantaranya di Jalan Raya Gapura itu diakibatkan dengan Jalan yang sempit dan para pengendara kurang hati-hati dalam mengedarai kendaraannya dan juga arus mudik sangat ramai,” terangnya.

Pantauan suara indonesia-news.com para pengendara kebanyakan menerobos lampu traffic light, tidak menyalakan lampu disiang hari, tidak menggunakan helm sedangkan pengemudi roda empat ( mobil ) mereka rata – rata tidak menggunakan sabuk pengaman.