Politik

GRAM: Tgk Ni Harus Segera Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh

×

GRAM: Tgk Ni Harus Segera Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh

Sebarkan artikel ini
IMG 20160817 014938

Reporter: Rusdi Hanafiah

Lhoksukon, 16/08/2016 (suaraindonesia-news.com) – LSM Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM) menilai pernyataan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pasee, Aceh Utara Zulkarnaini pada acara deklarasi Bakal Calon (Balon) gubernur, bupati dan wali kota se-Aceh di Banda Aceh yang diduga dirinya sangat tidak profesional.

Pasalnya dalam acara deklarasi balon pimpinan kepala daerah di Banda Aceh, Tgk Ni mengatakan semua Rakyat Aceh yang makan dan minum di Aceh wajib pilih gubernur yang diusung Partai Aceh (PA).

“Yakni Muzakir Manaf – TA Khalid,” kata Direktur LSM GRAM, Muhammad Azhar kepada Suara Indonesia-News, Selasa (16/8/2016).

Ucapan Tgk Ni, kata Azhar sempat dipublikasikan salah satu media di Aceh, dan bahkan sudah beredar di sejumlah media sosial dan mendapatkan respon yang panas oleh Nitizen, Banyak sekali rakyat Aceh yang marah dan bahkan tidak sedikit yang mengeluarkan kata-kata cacian dan makian terhadap tgk. Ni melalui ucapannya itu.

“Secara tidak langsung, pernyataan Tgk Ni itu telah Menggores hati Rakyat Aceh dan telah  mencoreng nilai-nilai demokrasi yang ada di Aceh. Maka dalam hal ini beliau harus segera meminta maaf kepada seluruh Rakyat Aceh dan segera mengklarifikasi pernyataan tersebut,” ucap Azhar yang juga alumni Sekolah Demokrasi Aceh Utara (SDAU).

Menurut Azhar, selain mencoreng nilai-nilai Demokrasi, pernyataan Tgk Ni tersebut juga bisa berimbas kepada elektabilitas  Mualem- TA  gara-gara pernyataan tgk. Ni tersebut.

“Seakan bumi ALLAH yang dianggapnya dijadikan untuk sebuah Partai, hal tersebut bisa dinilai suatu ucapan takabur dalam menyampaikan sikab, Tgk Ni dalam memberikan dukungan terhadap Mualem- TA masyarakat bisa mengurungkan niatnya untuk pasangan Balon Gubernur Muzakir Manaf – TA Khalid,” sebut Azhar.

Secara tidak langsung, dengan pernyataan seperti itu, masyarakat aceh, seakan tidak lebih penting menjalankan ke wajiban sesuai yang diperintahkan ALLAH SWT dalam mengerjakan ibadah Shalat karena itu yang lebih pantas disebutkan Wajib?.

“Akan tetapi, Tgk Ni lebih mewajibkan masyarakat aceh yang makan minum di aceh untuk golongan dimaksud membuat masyarakat aceh bisa mengurungkan niatnya jika mendukung pasangan tersebut,” pungkas Azhar.