Reporter : nor/luk
Sampang, suaraindonesia, news.com- Peredaran Narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya) di wilayah Kabupaten Sampang, sudah sangat memprihatinkan. Sebab tidak hanya menyebar pada masyarakat umum, tapi sudah merambah pada siswa siswi SMP dan SMA. Bahkan narkoba juga telah merambah pada kalangan pejabat dan pns dilingkungan Pemkab Sampang.
Melihat kenyataan itu, lembaga swadaya masyarakat Gerakan Peduli Rakyat (LSM Gapera) bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sampang, gencar melaksanakan sosialisasi dan pencegahan bahaya Narkoba pada siswa siswi SMP dan SMA. Seperti yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Torjun Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang Jawa Timur.
Hadir pada kegiatan tersebut Ketua BNK Sampang H. Fadhilah Budiono, Kepala Bakesbangpol Sampang Rudy Setyadi, Kadis Pendidikan Sampang Heri Purnomo, Kasubid BNK Sampang Al Imron, pemateri BNK Novita Andriani dan Ketua LSM Gapera Sampang Muh. Nora, SE, yang juga Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sampang. Serta anggota Gapera dan BNK Sampang.
Dihadapan ratusan siswa siswi SMAN 1 Torjun, Ketua BNK Sampang H Fadhilah Budiono meminta para siswa selaku generasi muda penerus masa depan Bangsa ini, agar tidak coba-coba untuk memakai Narkoba dan sejenisnya.
“Karena akibat bahaya penggunaan Narkoba, akan merusak kesehatan baik secara fisik maupun mental,” paparnya.
Sementara Kepala Bakesbangpol Sampang, Rudy Setyadi juga mengingatkan dan menghimbau para generasi muda agar jangan mendekati apalagi mencoba narkoba. Sebab jika sampai mengkonsumsi narkoba baik secara diminum, dihirup maupun disuntikkan akan merusak kesehatan, moral dan prilaku yang menyimpang.
Ungkapan senada juga disampaikan Ketua Gapera Sampang Muh. Nora. Siswa siswi SMAN 1 Torjun merupakan generasi penerus bangsa. Untuk itu jangan sampai menggunakan narkoba dan adiktif lainnya.
“Jika ingin mempunyai masa depan yang indah, maka jauhi narkoba sekarang juga,” ingatnya.
