Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Pasukan pengendali Massa (Dalmas) Polres Batu, Jumat (27/11/2015) merazia anak jalanan (anjal) yang tidur dan duduk –duduk di gedung Olahraga (GOR) Ganesha Kota Batu, beberapa anjal langsung dirazia. Mereka digiring dimasukkan dalam truk pasukan pengendali massa (dalmas) milik Polres Batu.
Karena tidak siap ada operasi,Nampak pasrah mereka mengikuti polisi yang menggelendeng mereka menuju ke mobil Patroli, Beberapa diantara mereka nampak kebingungan karena baru saja bangun dari tidur lelapnya.
Andik pemain bulu tangkis yang biasa mengunakan gedung Olahraga ini , menyebut bahwa masyarakat sebenarnya tidak merasa nyaman dengan keberadaan anjal itu, karena para anjal ini sudah terlihat berkeliaran di sekitar GOR Ganesha sejak dua hari yang lalu. Juga sudah dua malam mereka tidur di dalam GOR Ganesha.
Seluruh anjal ini bukan berasal dari Kota Batu, mereka berasal dari luar kota. Mereka berasal dari Kediri, Pasuruan, Tegal dan Pekalongan. Polisi mengamankan 12 laki-laki dan tiga perempuan.
“Saya belum pernah ke Batu, baru ini kita ke kota ini, karena ada acara musik yang akan diselenggarakan hari Minggu (29/11/2015), makanya kita ke sini,” ujar Ervis, salah seorang anjal yang diamankan petugas
Sementara itu AKP Waluyo, Kasubag Humas Polres Batu mengatakan bahwa razia anak jalanan ini rutin dilakukan. para anjal yang seluruhnya putus sekolah ini, dibawa ke Polres Batu untuk didata identitasnya.
“Rutin kita lakukan razia ini untuk cipta kondisi, sasarannya anak jalanan dan gepeng, kita data identitasnya kemudian kita lakukan pembinaan setelah itu mereka kita pulangkan ke kota asal,” terang Waluyo. (Adi wiyono).












