Pati, Suara Indonesia-News.Com – Desa Tegal Arum, Kecamatan Jaken, Rabu (18/11/15), geger karena api yang mengobar mendadak, warga sontak histeria saling kalang kabut mengatasi kobar jago merah,terpaksa merobohkan tiga rumah itu kelak api tidak merambat kerumah warga lainya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Pati Heru Suyatna mengatakan,”kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, bekas kebakaran di lokasi dugaan sementara akibat konsleting listrik. bukti-bukti lainnya masih saya kumpulkan, apakah munculnya api benar-benar berasal dari konsleting listrik,” kata Heru.
Sebelumnya, tim pemadam kebakaran sampai di lokasi, warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, upaya warga tidak mampu menjinakkan api yang sudah terlanjur membesar.
“Kondisinya ketika itu sudah terbakar habis tiga rumah yang ludes terbakar. Sedangkan tiga lainnya terpaksa dirobohkan,” tambah Heru.
Heru juga mengatakan, upaya pemadaman api tersebut agak kesulitan karena bahan bangunan rumah yang didominasi kayu. Selain itu serta jarak yang jauh juga menyulitkan upaya pemadaman”, ujarnya.
Api baru bisa dipadamkan setelah tiga unit pemadam kebakaran diterjunkan. Kobaran api baru bisa dijinakkan setelah petugas berjibaku dengan api hampir tiga jam.Selain menghanguskan tiga rumah dan warga terpaksa robohkan rumah tersebut serta menghanguskan hewan ternak milik warga.
“Empat ekor sapi yang turut mati terpanggang dalam kejadian ini serta rumah milik warga bernama legi,Rabun dan Sarman,” imbuh Heru.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, serta kejadian ini ditafsir kerugian mencapai 500 juta lebih.(pung)












