Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Dengan adanya pemberitaan oleh beberapa media di Bogor yang menyatakan bahwa keberadaan Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha (RPSTW) (Panti Jompo) Bogor dibawah naungan Dinas Sosial Jawa Barat yang meresahkan warga setempat karena ada aktivitas Karaoke dan adanya Lansia yang sering melarikan diri, maka pihak panti undang beberapa media guna mengklarifikasi pemberitaan tersebut termasuk wartawan dari media yang bersangkutan, acara tersebut berlangsung di Aula RPSTW Jalan R. Aria Suriawinata RT 04 RW 05, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (09/11).
Dalam pertemuan yang bertajuk “Mempererat Tali Silaturahmi Dengan Media”. Pihak panti yang dipimpin langsung oleh Kepala Panti yang dikhususkan untuk para lanjut Usia (Lansia), Drs. Harry Yulianto yang diikuti pula oleh beberapa warga setempat termasuk ketua RT dan RW.
Dalam kesempatan itu, Harry menjelaskan kaitan dengan pemberitaan yang beredar bahwa tidak benar dijadikannya Panti sebagai tempat Karaoke seperti yang diberitakan, hingga mengganggu ketentraman warga sekitar karena keberadaan panti tersebut diarea padat penduduk. Adapun berkaitan dengan adanya lansia yang suka keluar melarikan diri pihaknya mengakui akan tetapi bukan karena kurangnya pengawasan atau perhatian.
“Memang ada satu nenek yang suka keluar, tetapi bukan kurang perhatian melainkan karena sudah renta dan sudah pikun dan memang menjaga seorang nenek dengan usia seperti itu tidaklah mudah, apalagi berasal dari kehidupan sosial yang berbeda-beda. Ketika mereka berada disini maka mereka merasa terbuang dari keluarganya sehingga membuat mereka jadi berontak,” tutur Harry.
Namun demikian belum pernah hilang dari pantauan Panti ini. Selalu dapat di jemput kembali entah dari petugas kami atau kadang kebetulan terlihat oleh warga setempat dan mengantarkan kembali ke Panti,”ujar Harry yang memimpin Panti dengan kapasitas 60 lansia dan 19 Pramuweda ini.
Harry juga mengatakan, bahwa dirinya bersama pengurus panti lainnya sangat berterima kasih kepada warga setempat dikala pihaknya lengah dan ada lansia yang keluar selalu diantar kembali ke dalam panti. Oleh sebab itu, pihaknya akan lebih meningkatkan pengawasan.(Iran/yuni).












