Hujan dan Angin Kencang di Bogor Rusak Beberapa Rumah Warga - Suara Indonesia
Peristiwa

Hujan dan Angin Kencang di Bogor Rusak Beberapa Rumah Warga

Avatar of admin
×

Hujan dan Angin Kencang di Bogor Rusak Beberapa Rumah Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20151030 225434
Rumah Dhany warga Kel. Gunung Batu RT 03 RW 01 yang hancur diterpa angin kencang

BOGOR, Suara Indonesia-News.Com – Hujan deras dan angin kencang melanda kota bogor membuat beberapa rumah rusak di kelurahan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Kejadian tersebut terjadi sekitar Jam 3.30 pada jum’at (30/10).

Salah satu korban yang atap rumahnya roboh Dhany mengatakan kepada suaraindonesia-news.com saat dilokasi mengatakan, saat kejadian dirinya tidak ada ditempat, hanya saja dirinya mendapat kabar kejadian tersebut sekitar jam 3.30.

Menurut Dhany tim Tanggap Bencana ( Tagana )Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dinas Sosial Kota Bogor Babinsa dan Babinmas terjun ke lokasi kejadian mengevakuasi sejumlah barang-barang dan bangunan milik warga.

Ditambahkan Dhany,dirumahnya sendiri tidak sampai ada yang korban hanya saja kerugian materi diperkirakan puluhan juta, ujarnya.

Beberapa warga yang ada disekitar mengatakan, sebelum angin puting beliung tiba, hujan deras tiba-tiba datang, walaupun langit tidak begitu mendung. Hujan yang disertai kilat dan guntur ini juga diiringi angin kencang yang menderu-deru.

“Deru angin seperti bunyi pesawat terbang dan terlihat bergumpal-gumpal di udara. Tak lama kemudian hinggap di setiap atap rumah milik warga,” tutur beberapa warga.

Untungnya, pada saat hujan deras dan angin kencang yang menyerupai badai itu datang, warga sudah keluar rumah mereka, menyelamatkan diri.

“Kami melihat dengan jelas atap genteng rumah-rumah berterbangan di udara, tanpa bisa berbuat apa-apa.’’

Setelah hujan angin mulai reda, warga baru bisa kembali ke rumahnya menyelamatkan barang-barang berharga miliknya yang diobrak-abrik angin puting beliung.

“Yang penting orangnya selamat dulu mas,’’ ungkap beberapa warga. (Iran G Hasibuan).