BeritaKesehatanNews

Bau Menyengat Dikeluhkan Warga, Koordinator SPPG Tunjungan Minta Pengelola Segera Lakukan Perbaikan

45
×

Bau Menyengat Dikeluhkan Warga, Koordinator SPPG Tunjungan Minta Pengelola Segera Lakukan Perbaikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260504 204725
FOTO: Koordinator SPPG, Tunjungan, Setiawan, saat di wawancarai awak media di lokasi SPPG Sukorejo 2, Tunjungan, Blora.

BLORA, Senin (4/5) suaraindonesia-news.com – Keluhan masyarakat terkait bau menyengat yang diduga berasal dari lokasi pembangunan SPPG Sukorejo 2 Tunjungan mendapat tanggapan dari Koordinator SPPG Tunjungan, Setiawan. Ia mengakui aroma tidak sedap tersebut telah mengganggu kenyamanan warga di sekitar lokasi.

Pernyataan itu disampaikan Setiawan saat memberikan konfirmasi terkait dugaan pencemaran lingkungan berupa bau. Mewakili Koordinator Wilayah Kabupaten Blora, Artika, ia menegaskan bahwa pihak pengelola bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

“Untuk aroma sendiri memang cukup mengganggu. Pihak SPPG tadi sudah menjelaskan bahwa saat ini sedang dalam proses pembangunan atau penyelesaian keluhan masyarakat,” ujar Setiawan.

Ia menjelaskan, manajemen SPPG Sukorejo 2 tengah melakukan langkah penanganan teknis guna mengatasi permasalahan tersebut. Meski demikian, Setiawan menilai kondisi di lapangan menunjukkan adanya dampak nyata yang dirasakan warga sekitar.

Menurutnya, klaim bahwa air yang keluar berasal dari lahan milik sendiri tidak menghilangkan fakta adanya gangguan terhadap lingkungan sekitar. Selain bau, warga juga disebut terdampak kebisingan dari aktivitas di lokasi.

Setiawan menekankan pentingnya solusi teknis yang bersifat permanen agar operasional tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat.

“Saya berharap pihak SPPG Sukorejo 2 segera menyelesaikan permasalahan ini. Kami meyakini saat ini mereka sedang berupaya dan dalam proses memperbaiki saluran,” katanya.

Ia juga meminta manajemen segera merealisasikan perbaikan saluran yang dijanjikan agar aktivitas operasional dapat berjalan selaras dengan kenyamanan warga sekitar.

Tinggalkan Balasan