SUMENEP, Senin (13/04) suaraindonesia-news.com – Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM (Diskop UMKM) Kabupaten Sumenep menilai kegiatan yang digelar mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) di Pasar Anom memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi, baik secara langsung maupun melalui platform digital.
Selama kurang lebih empat bulan, mahasiswa UNIBA menyelenggarakan kegiatan pasar modern di lantai 2 Blok A Pasar Anom. Kegiatan tersebut mengusung sistem penjualan hybrid dengan menggabungkan metode offline dan online.
Beragam produk ditawarkan dalam kegiatan ini, mulai dari peralatan dapur, makanan, hingga alat elektronik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Diskop UMKM Sumenep, Moh. Ramli, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut mampu membuka peluang ekonomi baru serta mendorong model perdagangan yang lebih adaptif di era digital.
“Tentu, secara ekonomi sangat berdampak,” ujar Ramli.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa dengan konsep pasar modern dapat menjadi pemicu bagi pedagang lain untuk berinovasi dalam mengembangkan usaha.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna menarik lebih banyak pelaku usaha untuk memanfaatkan ruang yang tersedia di pasar.
“Mahasiswa saja bisa, masak masyarakat umum tidak,” tambahnya.
Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi mahasiswa. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam praktik jual beli, mulai dari pengelolaan produk, strategi pemasaran, hingga interaksi dengan konsumen.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor perdagangan, Pasar Anom diharapkan dapat berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih dinamis, adaptif, dan inklusif di Kabupaten Sumenep.












