JAKARTA, Rabu (08/04) suaraindonesia-news.com — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu program yang kini dihadirkan adalah Pelataran, akronim dari Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan.
Program ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pekerja yang tidak memiliki waktu luang pada hari kerja untuk mengurus administrasi pertanahan.
Kepala Kantor BPN Kota Administrasi Jakarta Barat, Sintha Purwitasari, menjelaskan bahwa Pelataran merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih fleksibel.
“Kami ada yang namanya Pelataran, yaitu Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan. Sesuai namanya, layanan ini buka pada hari Sabtu dan Minggu,” ujarnya.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat langsung mengurus keperluan pertanahan di kantor tanpa harus meninggalkan pekerjaan pada hari kerja. Kehadiran Pelataran juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pihak ketiga atau perantara, karena akses layanan menjadi lebih mudah.
Keberhasilan program ini, menurut Sintha, didukung oleh komitmen internal di lingkungan BPN, mulai dari pimpinan hingga jajaran staf di lapangan.
“Komitmen itu harus dari level pimpinan sampai ke bawah. Ada Kepala Seksi (Kasi), ada Koordinator Substansi (Korsub), kita semua harus membangun komitmen bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Melalui Pelataran, BPN berupaya tetap memberikan pelayanan yang responsif, termasuk pada hari libur, guna memberikan kepastian hukum atas tanah kepada masyarakat.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, disarankan untuk terlebih dahulu mengecek jadwal operasional di kantor pertanahan setempat, mengingat implementasi Pelataran telah mulai diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.












