BeritaEkonomiNews

BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Deposito Syariah Mulai Rp1 Juta

14
×

BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Deposito Syariah Mulai Rp1 Juta

Sebarkan artikel ini
IMG 20260408 141420
Foto: BPRS Bhakti Sumekar saat peluncuran produk deposito dengan setoran awal sebesar Rp1 juta.

SUMENEP, Selasa (31/3) suaraindonesia-news.com – Akses investasi berbasis syariah semakin terbuka bagi masyarakat. BPRS Bhakti Sumekar meluncurkan produk deposito dengan setoran awal sebesar Rp1 juta guna mendorong inklusi keuangan dan memperluas jangkauan layanan investasi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan investasi formal. Produk tersebut dirancang agar masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan modal terjangkau.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa kemudahan akses menjadi fokus utama dalam pengembangan produk ini.

“Dengan nominal terjangkau, masyarakat sudah bisa berinvestasi secara halal, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Produk deposito tersebut menggunakan akad mudharabah dengan sistem bagi hasil yang transparan dan kompetitif. Selain itu, simpanan nasabah juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga memberikan rasa aman bagi investor.

BPRS Bhakti Sumekar juga menyediakan layanan antar jemput untuk memudahkan nasabah dalam membuka deposito maupun melakukan transaksi perbankan lainnya.

“Kami juga menghadirkan layanan antar jemput untuk mempermudah nasabah dalam membuka deposito maupun melakukan transaksi perbankan lainnya,” kata Hairil Fajar.

Layanan tersebut dinilai dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau akses ke kantor bank, sekaligus memperkuat pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan nasabah.

Sebagai lembaga keuangan yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BPRS Bhakti Sumekar memastikan seluruh layanan berjalan sesuai dengan standar keamanan serta prinsip syariah.

“Saya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan