BeritaNewsRegional

Aksi Swadaya Warga Nglebak Bangun Jalan Viral di TikTok, Bupati Blora Tinjau Langsung Lokasi

×

Aksi Swadaya Warga Nglebak Bangun Jalan Viral di TikTok, Bupati Blora Tinjau Langsung Lokasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260319 232436
FOTO: Bupati Blora, H. Arief Rohman, dan Wakil Bupati Blora, Hj. Sri setyorini, saat meninjau lokasi jalan yang di bangun swadaya di Desa Nglebak, Kec. Kradenan, Kabupaten Blora.

BLORA, Kamis (19/03) suaraindonesia-news.com – Aksi gotong royong warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, dalam memperbaiki jalan secara swadaya menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial TikTok. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman, bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, meninjau langsung kondisi jalan di desa tersebut, Rabu (18/3/2026).

Kunjungan tersebut merupakan respons cepat pemerintah daerah setelah aksi warga yang membangun jalan secara mandiri viral melalui akun TikTok @nglebakofficial. Dalam peninjauan itu, Bupati Arief menyusuri ruas jalan Menden–Megeri dan Getas–Kalikangkung dengan sepeda motor untuk melihat progres pembangunan rabat beton hasil swadaya masyarakat.

“Kami mengapresiasi luar biasa semangat swadaya ini. Sebagai dukungan awal, saya instruksikan Dinas PU segera kirim tanah grosok untuk pengurukan bahu jalan,” ujar Arief Rohman di sela peninjauan.

Kepala Desa Nglebak, Eko Puryono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni warga yang diputuskan melalui rapat tingkat RT. Ia menyebutkan, jalan tersebut terakhir kali mendapatkan pembangunan pada tahun 2012, sehingga warga berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri dengan mengumpulkan material, dana, serta tenaga.

Menurutnya, dukungan juga datang dari warganet setelah proses pembangunan disiarkan secara langsung melalui platform TikTok.

Usai melaksanakan salat tarawih berjamaah dan menyerahkan santunan dari Baznas, Bupati Arief menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan pemerintah dalam menangani seluruh infrastruktur jalan di 295 desa secara bersamaan.

“Infrastruktur jalan memang PR besar kami. Kami upayakan masuk di anggaran perubahan 2026 atau maksimal di tahun 2027,” tuturnya.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) agar Desa Nglebak dijadikan model desa gotong royong sebagai percontohan bagi wilayah lain.

Selain meninjau infrastruktur jalan, Bupati turut menyoroti potensi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Ia mengimbau masyarakat untuk melakukan balik nama kendaraan ke pelat Blora (K).

Menanggapi keluhan warga Blora bagian selatan yang kerap mengurus pajak kendaraan ke wilayah Ngawi karena faktor jarak, Arief mengungkapkan rencana pendirian kantor Samsat di Randublatung.

“Kami berencana mendirikan kantor Samsat di Randublatung agar warga wilayah selatan tidak jauh-jauh lagi mengurus administrasi kendaraan. Ini penting untuk meningkatkan PAD kita,” tambahnya.

Kondisi jalan yang memadai menjadi harapan warga Desa Nglebak, mengingat wilayah tersebut merupakan sentra pertanian tebu dan peternakan sapi yang membutuhkan akses distribusi lancar untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan