Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Menko Polkam Tinjau Kesiapan Kilang Balikpapan dan Proyek RDMP - Suara Indonesia
Berita UtamaNasionalNewsPemerintahan

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Menko Polkam Tinjau Kesiapan Kilang Balikpapan dan Proyek RDMP

Avatar of admin
×

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Menko Polkam Tinjau Kesiapan Kilang Balikpapan dan Proyek RDMP

Sebarkan artikel ini
IMG 20260304 212850
Foto: Kunjungan Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn) djamari Chaniago (topi) di PT Kilang Pertamina Balikpapan.

BALIKPAPAN, Rabu (4/3) suaraindonesia-news.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja ke Kilang Pertamina Balikpapan pada Selasa (3/3) kemarin.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kelancaran operasional serta progres Proyek Strategis Nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.

Menko Polkam menegaskan bahwa Kilang Balikpapan merupakan “urat nadi” ketahanan energi nasional. Keberhasilannya sangat krusial untuk menjamin pasokan BBM domestik, terlebih menjelang persiapan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kedatangan saya untuk meninjau sejauh mana operasional RDMP Balikpapan. Mengingat situasi global di Timur Tengah yang dapat memengaruhi harga minyak dunia, kita harus memastikan ketersediaan BBM nasional tetap aman,” tegas Djamari Chaniago saat meninjau lokasi PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).

Dalam arahannya, Menko Polkam menginstruksikan Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kalimantan Timur untuk memperketat pengamanan wilayah, khususnya jalur laut guna mencegah kecelakaan atau sabotase pada jalur pipa minyak.

Direktur Utama PT KPB, Bambang Harimurti, melaporkan bahwa saat ini progres pembangunan PSN RDMP telah mencapai lebih dari 97%.

Dengan kapasitas pengolahan hingga 360 ribu barel minyak per hari, ia optimis kilang ini mampu menopang kebutuhan energi nasional secara mandiri. Terkait isu global, Bambang memberikan kabar baik bahwa operasional kilang cenderung stabil.

“Kilang Balikpapan tidak terdampak langsung oleh gangguan pasokan dari Timur Tengah, karena sumber minyak mentah kita berasal dari domestik dan kawasan Asia Tenggara,” jelasnya.

Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyambut baik perhatian pusat terhadap keamanan objek vital di wilayahnya. Namun, ia memberikan catatan mengenai pentingnya mewujudkan “Cadangan Energi Nasional”.

“Saat ini ketahanan BBM nasional kita berada di angka 20 hari, namun itu masih bersifat cadangan operasional, bukan cadangan energi nasional. Kami memohon kepada Menko Polkam untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan ketahanan energi yang lebih permanen,” ujar Rudy.

Kunjungan ini diakhiri dengan pertemuan bersama jajaran Forkopimda Kalimantan Timur di Markas Kodam VI/Mulawarman. Menko Polkam menekankan bahwa stabilitas keamanan di Kalimantan Timur adalah syarat mutlak bagi keberlangsungan proyek strategis negara dan ketenangan masyarakat.

Hadir mendampingi Menko Polkam antara lain Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Deputi Bidkor Poldagri Kemenko Polkam, Mayjen TNI (Purn) Heri Wiranto, Wakpolda Kaltim, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, Danlanud Dhomber Balikpapan, Kolonel Pnb. Kisworo, serta jajaran terkait lainnya wilayah Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan