BeritaNewsPemerintahan

Wabup Buka Musrenbang 2027, Pemkab Fokus Libatkan Gen Z dan Kelompok Rentan dalam Ekonomi Kreatif

11
×

Wabup Buka Musrenbang 2027, Pemkab Fokus Libatkan Gen Z dan Kelompok Rentan dalam Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
IMG 20260225 215434
FOTO: Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) khusus Gen Z, Perempuan dan kelompok rentan di Aula lantai 2 Bapperida Blora.

BLORA, Rabu (25/02) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Bapperida Blora menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) khusus bagi Generasi Z, perempuan, dan kelompok rentan di Aula Lantai II kantor tersebut, Rabu (25/2/2026). Forum ini diselenggarakan untuk menjaring aspirasi, masukan, serta usulan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora tahun 2027.

Kegiatan mengusung tema “Gen Z dan Kelompok Rentan Sesarengan dalam Peningkatan Produktivitas Daerah serta Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, hingga organisasi kepemudaan.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menegaskan bahwa Musrenbang tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang partisipasi inklusif agar arah pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa Generasi Z saat ini bukan lagi generasi masa depan, tetapi generasi masa kini. Mereka adalah inovator digital dan penggerak ekonomi kreatif. Di era transformasi digital, potensi mereka besar untuk mengembangkan start-up lokal dan memasarkan pariwisata Blora melalui konten kreatif,” ujarnya.

Selain menyoroti peran pemuda, ia juga menekankan kontribusi perempuan dalam sektor UMKM dan pertanian sebagai fondasi ketahanan keluarga sekaligus daerah. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memastikan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia, tetap terlibat dalam ekosistem pembangunan yang inklusif.

“Kita ingin pariwisata Blora berkembang dengan pendekatan inovatif dan kolaboratif, di mana manfaat ekonominya dirasakan merata oleh semua pihak,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi B DPRD Blora, Jayadi, menyatakan kesiapan pihak legislatif untuk mengawal aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut. Ia menilai kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan iklim pada 2026.

“Gen Z bukan lagi penonton di media sosial, tapi penentu hari ini. Kami di DPRD siap menampung dan mengawal aspirasi kalian agar ekonomi Blora terus tumbuh,” tegasnya.

Musrenbang yang dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, akademisi, serta perwakilan dunia usaha itu dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Pemerintah Kabupaten Blora berharap forum tersebut dapat menghasilkan program prioritas RKPD 2027 yang responsif gender, ramah anak, serta berbasis potensi lokal berkelanjutan.