ACEH BARAT DAYA, Jumat (30/01) suaraindonesia-news.com – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Unggul Harapan Persada Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis, 29 Januari 2026. Penutupan dilakukan setelah jumlah pendaftar tercatat melebihi kuota yang tersedia.
Kepala SMA Negeri Unggul Harapan Persada, Subarianto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa proses seleksi SPMB tahun ini dilaksanakan melalui dua jalur pendaftaran, yakni Jalur Prestasi dan Jalur Seleksi Bersama SMA Unggul se-Provinsi Aceh.
“Pada tahap awal kami membuka pendaftaran melalui Jalur Prestasi dengan jumlah pendaftar mencapai 190 orang. Sementara itu, Jalur Seleksi Bersama SMA Unggul se-Aceh diikuti oleh 172 orang. Dengan demikian, total pendaftar mencapai 362 orang, sedangkan kuota penerimaan maksimal hanya 144 siswa,” ujar Subarianto kepada awak media, Jumat (30/01/2026).
Ia menambahkan, dari total pendaftar tersebut, sejumlah peserta berasal dari luar Kabupaten Aceh Barat Daya, di antaranya dari Kabupaten Nagan Raya, Aceh Selatan, serta beberapa kabupaten lainnya di Provinsi Aceh.
“Alhamdulillah, antusias calon peserta didik baru tahun ini cukup tinggi. Namun, keterbatasan daya tampung sekolah membuat kami hanya dapat menerima maksimal 144 siswa dari total 362 pendaftar,” katanya.
Saat ini, pihak sekolah tengah memasuki tahapan pemeriksaan berkas dan wawancara bagi peserta Jalur Prestasi yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 3 Februari 2026.
Sementara itu, untuk Jalur Seleksi Bersama SMA Unggul se-Aceh, proses seleksi dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten di Provinsi Aceh dan dikoordinasikan langsung oleh Dinas Pendidikan Aceh. Para peserta akan mengikuti tes seleksi secara daring pada 8 Februari 2026, dilanjutkan dengan tes psikologi dan wawancara pada 11 hingga 12 Februari 2026.
Subarianto berharap seluruh calon peserta didik yang telah mendaftar dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam mengikuti setiap tahapan seleksi, baik melalui jalur prestasi maupun jalur seleksi bersama.
“Saya berharap semua peserta serius mengikuti proses seleksi ini, sehingga nantinya dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka, baik dalam bentuk bimbingan maupun partisipasi dalam pelaksanaan program-program sekolah.
“Dukungan orang tua sangat penting agar proses pendidikan berjalan optimal,” pungkasnya.












