Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRegionalSosial Budaya

LPA dan BNNK Deli Serdang Bersinergi Lindungi Anak dari Ancaman Narkoba

Avatar of admin
×

LPA dan BNNK Deli Serdang Bersinergi Lindungi Anak dari Ancaman Narkoba

Sebarkan artikel ini
IMG 20251125 115855
Foto: BNNK Deli Serdang menerima audiensi dari LPA Deli Serdang. (Foto: M. Habil Syah/SI)

DELI SERDANG, Selasa (25/11) suaraindonesia-news.com — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang menerima audiensi dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang untuk memperkuat kolaborasi dalam perlindungan anak dari ancaman narkotika dan kekerasan.

Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol Endang Hermawan, S.H., menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka bekerja sama dengan LPA karena perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Audiensi ini menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, antara lain program edukasi terpadu bahaya narkoba di sekolah-sekolah, pelatihan dan penguatan jejaring perlindungan anak, serta kampanye bersama pada momentum Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, S.H., beserta jajaran diterima langsung oleh Kepala BNNK Deli Serdang. Pertemuan berlangsung hangat, disertai keprihatinan akan meningkatnya kerentanan anak terhadap peredaran gelap narkotika.

Baca Juga :  Semarak Hari Bakti Radio, Prajurit Kodam XII/Tanjungpura Ikuti Donor Darah di RRI

Junaidi Malik menegaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Anak adalah masa depan. Kita wajib hadir bersama, melindungi, dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tumbuh kembang anak saat ini memerlukan perhatian serius, termasuk maraknya kasus anak yang terpapar narkoba melalui gawai (narkolema), serta potensi kekerasan di lingkungan keluarga.

Sementara itu, Kepala BNNK Deli Serdang menyampaikan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

“Data yang ada menunjukkan adanya anak SD yang mulai menghisap ganja karena pengaruh lingkungan, siswa SMP yang mengonsumsi sabu-sabu dari teman sebaya, hingga siswa SMA yang mencoba kokain akibat gaya hidup berisiko,” jelas Kombes Pol Endang Hermawan.

BNNK juga mengungkap keberadaan sindikat jaringan internasional yang memanfaatkan wilayah Sumatera Utara, termasuk Deli Serdang, dengan mempekerjakan kurir dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Mereka dijanjikan imbalan hingga Rp15 juta per kilogram barang yang berhasil dikirimkan,” ungkapnya.

Kombes Pol Endang Hermawan menambahkan bahwa kondisi ini diperburuk dengan posisi Deli Serdang yang berada di peringkat kedua prevalensi peredaran narkoba di Sumatera Utara, sehingga memerlukan kolaborasi lintas sektor yang lebih kuat.

Baca Juga :  Ilegal Loging Masih Marak di Aceh Timur, Warga Keluhkan Jalan Hancur

Beberapa rencana tindak lanjut yang disepakati antara LPA dan BNNK Deli Serdang meliputi:

  1. Program edukasi terpadu bahaya narkoba di sekolah-sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA.
  2. Pelatihan dan penguatan jejaring perlindungan anak di desa dan kelurahan.
  3. Kampanye bersama pada peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional.
  4. Penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kerja sama berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan