Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahanRegionalSosial Budaya

Sambut HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-60, Bupati Anwar Sadat Salurkan 297 Paket Sembako di Kampung Nelayan

Avatar of admin
×

Sambut HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-60, Bupati Anwar Sadat Salurkan 297 Paket Sembako di Kampung Nelayan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250807 231033
Foto: Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag (tengah) didampingi Asisten 3 Setda (kanan) dan Camat Tungkal Ilir (kiri) saat di halaman kantor Kelurahan Kampung Nelayan.

KUALA TUNGKAL, Kamis (7/8) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menyalurkan sebanyak 297 paket sembako kepada warga Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Aula Kantor Lurah Kampung Nelayan dan dihadiri oleh Asisten III Setda yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Camat Tungkal Ilir, Lurah Kampung Nelayan, para ketua RT, serta warga penerima bantuan.

Baca Juga :  Hasrat Untuk Naik Jabatan, Oknum ASN Darul Aman Diduga Suap Pejabat BKPSDM Aceh Timur

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa pembagian sembako ini merupakan bagian dari program “Bulan Bhakti Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan”, yang telah dimulai sejak 1 Agustus 2025 dan akan dilaksanakan di seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan di wilayah Tanjung Jabung Barat.

“Total sasaran program ini adalah 4.257 kepala keluarga yang tersebar di 13 kecamatan dan 92 desa atau kelurahan,” ujar Bupati.

Untuk Kecamatan Tungkal Ilir sendiri, terdapat 1.444 kepala keluarga yang menerima bantuan, di antaranya 281 keluarga di Kelurahan Kampung Nelayan serta 16 orang dari kalangan pengayuh becak yang akan berpartisipasi dalam lomba balap becak.

Baca Juga :  Kofercab IX GP Ansor Blora Digelar, Fokus pada Transformasi Gerakan Pemuda yang Adaptif

Bupati juga menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga kurang mampu, sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas lokal yang turut mendukung kegiatan tradisional seperti lomba balap pompong.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Nilainya mungkin tidak besar, namun ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian dari pemerintah daerah kepada masyarakat,” ungkapnya.