Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

Audensi Kedua Terkait Kebocoran PAD dan Pungli, Kadishub Sampang Gelagapan Tak Tau Jumlah Pelabuhan

Avatar of admin
×

Audensi Kedua Terkait Kebocoran PAD dan Pungli, Kadishub Sampang Gelagapan Tak Tau Jumlah Pelabuhan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250801 194105
FOTO : Audensi kedua kalinya LSM Lasbandra dengan Dishub Sampang, tentang kebocoran PAD dan terjadinya pungli. (FT/Nor/SI)

SAMPANG, Jumat (1/8) suaraindonesia-news.com – Ironi. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sampang, Chalilurrahman tidak mengetahui berapa jumlah pelabuhan yang berada dibawah kendalinya, saat audensi kedua LSM Lasbandra dan Dishub yang dihadiri pejabat terkait dilingkungan Pemkab Sampang, terkait kebocoran PAD dan terjadinya pungli. Jumat (1/8).

Karuan, forum audensi untuk kali kedua yang seharusnya jadi tempat klarifikasi atas dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan terjadinya pungli dari sektor pelabuhan, justru berubah jadi ajang tontonan menarik dan aneh. Sebab, Kadishub Sampang tidak tahu dan paham jumlah pelabuhan di Kabupaten Sampang.

“Mohon maaf, saya baru delapan bulan menjabat jadi saya tidak tahu berapa jumlah pelabuhan yang dikelola Dishub,” ucap Chalilurrahman di hadapan forum audensi yang digelar di aula mini Pemkab Sampang.

Bisa dipastikan pernyataan itu menyulut kekecewaan peserta audensi yang menuntut adanya transparansi dalam pengelolaan pelabuhan. Sebab, pernyataan Chalilurrahman terkesan lepas tanggung jawab karena ia sudah menjawab Kadishub Sampang selama delapan bulan.

Baca Juga :  Dana BOP PAUD Rp 12 Milyar Lebih Segera Cair

Ironisnya lagi, Kadishub Sampang Chalilurrahman juga tak mampu menjawab pertanyaan menyangkut capaian PAD sektor perhubungan laut. Bahkan, ia juga tak paham sama sekali adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di beberapa pelabuhan tradisional.

“Kami akan hadirkan Kabid Laut untuk menjelaskan jumlah pelabuhan dan data PAD nya,” kilah Chalilurrahman, melimpahkan tanggung jawab pada anak buahnya untuk menghilangkan rasa malu.

Menariknya, sorotan tajam justru datang dari Bagian Hukum Pemkab Sampang, Nasrul Hidayat, yang ikut hadir dalam forum audensi tersebut. Ia mempertanyakan arah diskusi yang justru melenceng dari tujuan awal.

“Kalau soal kebocoran PAD dan dugaan pungli, mestinya Dishub sudah siapkan datanya. Bukan datang dengan tangan kosong lalu minta waktu lagi,” pungkasnya.

Akibat peristiwa ini, semakin menguatkan dugaan tata kelola pelabuhan di Kabupaten Sampang, memang tidak benar dan minim pengawasan. Sehingga, Kadishub Sampang tidak paham data jumlah pelabuhan dan target PAD nya.

Baca Juga :  Wakapolda Kaltim Pimpin Pemeriksaan Senpi Personel

Pantauan dilokasi, peserta audiensi secara terbuka menyebut Kadishub Chalilurrahman hajya sibuk membangun citra politik, ketimbang membenahi Dishub Sampang yang ia pimpin. Mengingat, namanya sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Sekda Sampang berikutnya.