PATI, Jumat (11/07) suaraindonesia-news.com – Tiga program kegiatan besar pekerjaan jalan di wilayah Kabupaten Pati sudah rampung. Yaitu jalan koridor Tayu-Dukuhseti, Gabus-Winong dan Sukolilo-Prawoto.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, dikantornya, Jumat (11/07/25).
“Saat ini yang masih berjalan dan kemaren sempat ditinjau oleh Pak Bupati, yaitu Jalan Juwana-Jetak. Penanganannya kurang lebih mencapai 3,2 kilometer. 700 meter beton dan lainnya dalam bentuk aspal”, terang Hasto Utomo, Jumat (11/07/25).
Jalan Juwana-Jetak itu sendiri, tambahnya, dianggarkan sebesar 8,4 miliar rupiah, satu koridor dengan Jalan Sunan Ngerang dan Jalan WR Supratman Juwana. Dua jalan disebut terakhir, masing-masing dianggarkan sebesar 2,5 miliar rupiah.
“Jadi total ada sekitar 13 miliar lebih”, tambahnya.
Menurut Hasto, kerusakan Jalan Juwana-Jetak mencapai panjang 5 kilometer, sehingga sisa 1,8 kilometer akan dilanjutkan pekerjaannya pada 2026.
“Adapun pekerjaannya yang sekarang, dari semula lebar 4 meter menjadi 7 meter. Untuk ketebalan cor jenis FS45 20 sentimeter dan lantai kerjanya setebal 10 sentimeter. Sehingga total ada 30 sentimeter”, jelasnya.
Sedangkan untuk aspalnya, terdiri atas dua lapis, yakni memakai AC-BUS 8 sentimeter dan AC-WC setebal 4 sentimeter, sehingga total setebal 12 sentimeter.
Kualitas cor ini disebut setara dengan kualitas jalan pantura, mengingat Jalan Juwana-Jetak sering dilalui kendaraan dengan muatan berat.
Terkait penanganan jalan rusak di wilayah Kabupaten Pati, Hasto meminta masyarakat untuk bersabar, mengingat pekerjaan tidak dapat dituntaskan pada tahun ini.
“Pak Bupati Sudewo sudah merencanakan dan menganggarkan untuk membangun semua jalan di Kabupaten Pati”, tandas Hasto.
