Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaPemerintahanSosial Budaya

Istri Wapres Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan, Beri Pesan Pendampingan Untuk Para Perajin

Avatar of admin
×

Istri Wapres Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan, Beri Pesan Pendampingan Untuk Para Perajin

Sebarkan artikel ini
IMG 20250709 215510
Foto: Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Dekranasda Kota Balikpapan, Hj.Nurlena Rahmad Mas'ud dan Walikota Balikpapan, H.Rahmad Mas'ud dalam acara perayaan HUT ke-45 Dekranas di BSCC Dome Balikpapan, Rabu, (9/7).

BALIKPAPAN, Rabu (9/7) suaraindonesia-news.com – Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), yang dipusatkan di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari pada 9 hingga 11 Juli 2025. Perayaan puncak HUT ke-45 ini dibuka langsung Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming yang juga istri Wakil Presiden RI.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional khas Kalimantan Timur Jantung Utang. Selain itu, hadir juga Ketua Harian Dekranas Pusat, Tri Tito Karnavian (istri Menteri Dalam Negeri), seruni kabinet merah putih, Ketua Dekranasda Kaltim, Sarifah Suraidah, dan Ketua Dekranasda Kota Balikpapan, Hj.Nurlena Rahmad Mas’ud.

Pada kesempatan ini, Selvi Ananda berpesan kepada seluruh Ketua Dekranasda provinsi, kabupaten dan kota untuk terus aktif melakukan pembinaan, pendampingan kepada perajin terutama kepada mereka yang masih pemula.

“Bagi perajin yang belum tersentuh atau pemula harus diberikan perhatian khusus, sosialisasi, pembinaan dan pendampingan agar cepat menyentuh pasar dan berkembang,” pesan Selvi dalam sambutannya, Rabu, (9/7).

Ia juga menekankan, di era digitalisasi saat ini para perajin pemula untuk aktif menggunakan platform media sosial untuk memacu hasil produk kerajinannya di pasaran

Baca Juga :  Bupati Jember: Pemkab Jember Akan Selalu Siap Membantu Bencana Erupsi Semeru

Yang tak kalah peting lagi, kata Selvi, para Ketua Dekranasda diminta untuk melakukan pendampingan terhadap para penrajin untuk pengurusan perizinan dan permodalan.

“Saya ingin semua Pengurus Dekranasda untuk terus saling bahu-membahu supaya para perajin ini cepat berkembang. Karena selama 45 tahun usia Dekranasda, kita sudah banyak melakukan banyak hal kepada para perajin UMKM di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya para perajin bisa melakukan ekspor sampai ke luar negeri,” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan, para perajin UMKM dapat merajai pasar di tingkat domestik. Dengan demikian, para perajin bisa meningkatkan valuenya untuk menjadi pemasok hingga ke pasar global.

“Yang terpenting adalah setiap program yang kita lakukan harus menyentuh dan bermanfaat langsung kepada para perajin UMKM,” ucapnya.

Selvi mengatakan, walaupun selama 45 tahun perjalanan Dekranas telah banyak melewati beragam tantangan, namun pada akhirnya secara bertahap mengalami perbaikan hingga mampu menguatkan peranannya sebagai mitra pemerintah dalam mengembangkan industri kerajinan Indonesia serta mendorong sektor UMKM dalam memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional

Baca Juga :  MCW Gelar Aksi Solidaritas Kriminalisasi Buruh di Malang Raya

Selvi menyebut, para perajin yang merupakan binaan Dekranas tercatat sebanyak 60 juta UMKM di Indonesia. Dimana dari jumlah tersebut sebanyak 18 juta merupakan bidang fashion dan kraf.

“Saya harapkan ke depannya Dekranas bisa sebagai motor penggerak, semangat kebersamaan dan penuh dengan dedikasi di tengah persaingan pasar global untuk terus mampu mendukung para perajin, pengusaha UMKM Indonesia untuk terus memberikan motivasi untuk terus berinovasi. Jadi, apa yang diharapkan pasar para perajin ini bisa memenuhinya,” ujarnya.

Di momen ini, para pelaku UMKM dan kerajinan dari seluruh penjuru tanah air tumpah ruah, serta dihadiri oleh seluruh Pengurus Dekranasda provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia.

Dari jumlah keseluruhan Pengurus Dekranasda yang hadir tercatat sebanyak 3.769 orang, yang terdiri dari 442 orang Pengurus Dekranasda dari 37 provinsi, Pengurus Dekranasda dari 85 kota berjumlah 687 orang, Pengurus Dekranasda dari 315 Kabupaten berjumlah 2.528 orang.