PIDIE JAYA, Rabu (02/07) suaraindonesia-news.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Jaya Munawar Ibrahim didampingi Asisten Perekonomian kabupaten setempat mengunjungi Pertamina Aceh guna membahas kebutuhan Gas Elpiji, kunjungan tersebut disambut baik oleh pihak pertamina, Rabu (02/07).
Masyarakat Pidie Jaya sedang menghadapi kelangkaan gas Elpiji 3 Kg, Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Jaya melakukan silaturrahmi sekaligus merupakan kunjugan resminya ke Regional Pertamina Aceh, membicarakan beberapa hal penting, salah satunya persoalan kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg kebutuhan rumah tangga miskin.
Munawar Ibrahim ditemani Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bahron Bakti dan Kepala Bagian Perokonomian dan Sumber Daya Alam, Saifuddin.
“Hari ini kita melakukan kunjungan resmi dan bersilaturahmi ke Regional Pertamina Aceh, untuk membahas terkait kelangkaan gas Elpiji 3 Kilogram yang mengalami kelangkaan di Kabupaten Pidie Jaya sehingga menyulitkan kebutuhan warga,” Kata Munawar Ibrahim.
Adapun kesepakatan yang dicapai dari pertemuan tersebut ialah, Pertamina akan dilakukan penambahan kauta ektra dan oprasi pasar untuk menjamin ketersediaan LPG 3 Kilogram.
Pemerintah setempat dan Pertamina sepakat akan memperketat pengawasan ke tiap-tiap pangkalan untuk mengontrol peredaran dan mencegah penyalah guna program subsidi Gas Elpiji terkait.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan akan menindak tegas para pangkalan-pangkalan yang tidak taat atau menyalahi aturan.
“Dengan demikian semoga kebutuhan masyarakat akan gas Elpiji 3 Kilogram dapat terpenuhi,” lanjutnya.
“Agar para ibu rumah tangga dapat nyaman untuk memasak untuk keluarganya dan para pedagang kecil juga lancar dalam menjalankan bisnis kecil-kecilannya,” tandas Munawar Ibrahim.













