Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

Bupati Pamekasan Pimpin Penertiban PKL Demi Kota yang Tertib dan Layak Huni

Avatar of admin
×

Bupati Pamekasan Pimpin Penertiban PKL Demi Kota yang Tertib dan Layak Huni

Sebarkan artikel ini
IMG 20250611 164133
Foto: Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman Wafi saat memimpin apel.

PAMEKASAN, Rabu (11/6) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman Wafi, memimpin langsung apel gabungan dalam rangka penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Monumen Arek Lancor, Rabu pagi (11/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dalam menciptakan tata kota yang lebih tertib, bersih, dan layak huni.

Apel gabungan ini melibatkan berbagai instansi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, dan Sekretaris Daerah, Masrukin, turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Polres Pamekasan Gelar Upacara, Memperingati HUT Bhayangkara Ke-72

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menegaskan bahwa kebijakan penertiban PKL merupakan langkah yang tidak mudah, mengingat di satu sisi pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, namun di sisi lain juga memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban dan estetika kota.

“Ini kebijakan yang dilematis. Tapi kita berupaya mencari jalan tengah agar ekonomi kerakyatan tetap tumbuh tanpa mengorbankan ketertiban dan keindahan kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan Pemkab Pamekasan bersifat persuasif, dengan mengedepankan dialog dan keterlibatan semua pihak, baik instansi pemerintah maupun para pelaku usaha di sektor informal.

“Melalui koordinasi lintas sektor, kita ingin menciptakan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan, keindahan, dan keteraturan kota adalah kebutuhan semua pihak,” imbuhnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya penataan kota ini, terutama kepada jajaran TNI, Polri, serta instansi teknis lainnya yang turut mengawal proses penertiban dengan pendekatan yang humanis dan edukatif.

Baca Juga :  Satgas TMMD Bersama Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Kramat

Ia menegaskan bahwa penataan PKL bukan semata soal relokasi, melainkan juga menyangkut aspek tata ruang, kenyamanan publik, dan lingkungan yang sehat.

“Penataan kota ini merupakan bagian dari solusi jangka panjang terhadap persoalan kemiskinan, kemacetan, hingga pencemaran lingkungan,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemkab Pamekasan berharap dapat mewujudkan kota yang maju, indah, ramah bagi semua kalangan, dan memberikan kesejahteraan bagi warganya.