SAMPANG, Kamis (30/01) suaraindonesia-news.com – Sejak Tahun 2024 lalu, ruang kelas 3 di SDN Taman 1 Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, rusak berat dan hampir ambruk. Melihat kondisi itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa dipindah ketempat yang lebih aman.
Keterangan kepala sekolah SDN Taman 1 Siti Hartuti mengatakan, awalnya ruang kelas 3 itu masih dipergunakan untuk tempat kegiatan belajar mengajar, dengan diberi 3 penunjang dari bambu dibawahnya. Tapi, kondisinya semakin parah dan membahayakan siswa, akhirnya dipindah ketempat yang lebih aman.
“Siswa kelas 3 yang ruangannya rusak berat dan hampir ambruk, dipindah ke ruang kelas 2. Sementara siswa kelas 2 dipindah ke ruang perpustakaan,” terangnya.
Dikatakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat jam istirahat, di depan kelas 3 yang hampir ambruk, diberi tali rafia agar siswa tidak bermain didekat ruangan tersebut. Juga diberi tulisan peringatan berbunyi “Dilarang Bermain Didekat Sini”.
“Kerusakan tidak hanya di ruang kelas 3 saja. Diteras ruang kelas 4 dan 5 juga terpaksa diberi penunjang dari pering dibawahnya, karena juga hampir ambruk. Saya sudah melaporkan terkait hal ini pada Korbiddikcam Kecamatan Jrengik,” imbuhnya.













