BeritaPolitik

Pasangan MANDAT Sediakan 5 Ribu Alat Tangkap dan Asuransi Bagi Nelayan

Avatar of admin
×

Pasangan MANDAT Sediakan 5 Ribu Alat Tangkap dan Asuransi Bagi Nelayan

Sebarkan artikel ini
IMG 20241106 090812
FOTO : Nelayan dan Petani Tembakau Sampang yang jumlah mereka cukup banyak serta hidupnya belum sejahtera, mendapat perhatian serius pasangan MANDAT. (FT/Nor/SI)

SAMPANG, Rabu (6/11) suaraindonesia-news.com – Kabupaten Sampang yang sebagian besar wilayahnya dikelilingi laut, memiliki jumlah nelayan yang cukup banyak. Terdiri dari nelayan kecil, sedang, dan nelayan besar.

Sesuai data Dinas Perikanan Sampang Tahun 2023 jumlah total nelayan se Kabupaten Sampang, sebanyak 5.597 orang. Sementara jumlah kapal dan perahu baik nelayan yang ada di bagian selatan, maupun di wilayah pantai utara mencapai 3.445 buah.

Banyaknya jumlah nelayan dan kehidupannya masih dibawah rata-rata serta belum sejahtera, mendapat perhatian serius dari pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sampang, KH Muhammad Bin Mu’afi Zaini (Kyai Mamak) dan H Abdullah Hidayat (Mas Ab) MANDAT, dengan berkomitmen menyediakan 5 ribu alat tangkap dan asuransi bagi nelayan.

Komitmen itu tertuang dalam program unggulan pasangan MANDAT, yang disampaikan saat penyampaian visi dan misi pada debat publik pertama dilaksanakan oleh KPU Sampang, di gedung JTV Komplek Graha Pena Jl A Yani, Surabaya. Menariknya, secara kebetulan ada soal pertanyaan dari panelis terkait mensejahterakan para nelayan.

Tidak hanya para nelayan, program unggulan tersebut juga memperhatikan petani tembakau yang selama ini kehidupannya kurang sejahtera, karena harga tembakau selalu dipermainkan. Untuk itu, pasangan MANDAT memastikan tembakau rakyat akan dibeli dengan harga yang tinggi.

Karena, jumlah lahan tembakau di Sampang cukup luas. Data Disperta KP Sampang, pada Tahun 2023 luas lahan yang ditanami tembakau sekitar 3.800 hektare. Tahun 2024, luas lahan yang ditanami tembakau meluas mencapai 4.500 hektare.

Sekedar diketahui visi pasangan MANDAT, Membangun Sampang Lebih Cepat, Merata, Sinergi Menuju Masyarakat Yang Sejahtera dan Berdaya Saing. Itu dirumuskan dengan 4 kata kunci yaitu, pemerataan, optimalisasi, melalui percepatan dan sinergitas. Semua dilakukan demi kemaslahatan ummat.