SURABAYA, Jum’at (11/10) suaraindonesia-news.com – Joko Santoso (57), seorang warga asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, baru saja menerima sertifikat tanahnya dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Selasa (08/10/2024). Sertifikat tersebut diserahkan dalam acara di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya.
Joko mengungkapkan rasa bangga dan puasnya setelah mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mempercepat proses penerbitan sertifikat tanahnya.
“Saya senang, bangga, dan berterima kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Lumajang, Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur yang telah membantu, dan Bapak AHY khususnya selaku Menteri ATR/Kepala BPN. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Joko Widodo, mudah-mudahan program ini bisa dilanjutkan oleh presiden yang akan datang,” ujar Joko Santoso.
Joko juga mengapresiasi kemudahan yang diberikan oleh program PTSL, yang membuat proses pembuatan sertifikat lebih cepat dan sederhana.
“Gampang, cukup saya itu hanya menyerahkan fotokopi KTP, KK, dan SPBT saya ajukan ke Pokmas Desa setempat dan diproses langsung,” jelasnya.
Setelah melalui proses tersebut, Joko akhirnya menerima sertifikat tanahnya. Ia menambahkan bahwa biaya yang dikeluarkan hanya untuk membeli meterai dan membuat patok tanah secara mandiri.
“Alhamdulillah sudah jadi dan sudah saya terima sertifikatnya. Kami juga hanya dikenai biaya untuk meterai yang kami beli sendiri dan ongkos membuat patok sendiri,” tambah pria yang berprofesi sebagai petani ini.
Lebih lanjut, Joko menyebutkan bahwa sertifikat tanah yang diterimanya tidak hanya menjadi kepastian hukum, tetapi juga dapat digunakan sebagai akses modal di lembaga keuangan formal. Ia berencana memanfaatkan sertifikat tersebut untuk kebutuhan modal bertani jika diperlukan di masa mendatang.
“Kalau memang nantinya kami butuh modal ke depan, yang jelas kami buat usaha pertanian karena kami bercocok tanam, kami berladang di sana, untuk menanam cabai merah, cabai keriting, ini sangat bisa saya jadikan modal. Makanya, saya senang sekali, bangga, yang jelas ke depannya saya punya modal,” pungkas Joko Santoso.












