BALIKPAPAN, Minggu, (19/2/2023) suaraindonesia-news.com – Diskusi antar jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Explorer Camping (JEC) yang digelar di Pantai Segara Sari Manggar, membuahkan sejumlah masukan atau usulan bagi anggota DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) guna diaplikasikan dalam pembangunan kota.
“Dari diskusi ringan yang kita laksanakan ini membuahkan sejumlah masukan atau usulan bagi anggota DPRD Balikpapan yang seharusnya hadir. Tentunya, masukan atau usulan dari diskusi tadi kita harapkan bisa diaplikasikan untuk pembangunan kota,” kata Sandy, Ketua Panitia Kegiatan JEC Balikpapan, Sabtu, (18/02) malam.
Menurut Sandy, sejumlah masukan dari para jurnalis yang nantinya akan diberikan kepada anggota DPRD Balikpapan, khususnya yang telah terjadwal hadir pada diskusi bareng JEC Balikpapan meliputi pembangunan jembatan Manggar Sari yang sudah tidak layak karena kondisi kecil dan harus dilakukan pelebaran atau pembangunan jembatan baru.
Mengingat, jembatan lainnya di sepanjang Jalan Mulawarman, mulai jembatan Sepinggan hingga Jembatan Manggar kondisinya sudah lebar yang difungsikan sebagai jalur pemisah bagi kendaraan yang berlawanan arah.
“Ini menjadi masukan kita yang juga penting buat anggota DPRD Balikpapan, khususnya Pak Subari, karena melihat kejadian kemarin (anak tenggelam, red), jembatan hanya bisa dilewati kendaraan saling bergantian hingga terjadi kemacetan yang cukup panjang,” ungkap Sandy.
“Kasihan warga yang memiliki keperluan mendesak seperti ke Bandara Sepinggan Balikpapan ataupun yang mau masuk ke Jalan Tol, terpaksa harus bersabar karena terjebak macet. Ini harus jadi perhatian,” tegasnya, menambahkan.
Baca Juga: Part II, JEC Kembali Gelar Diskusi Bersama Wakil Ketua DPRD Balikpapan
Selain masukan tentang pembangunan jembatan Sungai Manggar Sari, pelebaran Jalan Mulawarman juga jadi bahan diskusi para jurnalis JEC Balikpapan ini. Apalagi kawasan tersebut kerap macet akibat efek dibukanya Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.
“Pelebaran jalan yang sudah dilakukan pemerintah, nyatanya tidak juga bisa mengatasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Masukan kami adalah Jalan Mulawarman harus dilakukan pelebaran lagi, agar bisa dijadikan dua jalur,” ujar Sandy.
Yang tak kalah penting, kata Sandy, pengembangan objek wisata Pantai Segara Sari Manggar harus terus dilakukan guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Selain sebagai lokasi wisata pantai, Pantai Manggar juga bisa diusulkan sebagai lokasi perkemahan. Apalagi kawasan Pantai Manggar dikala malam hari cukup menarik.
“Ini juga bisa kita dorong agar bisa meningkatkan PAD Kota Balikpapan dari sektor pariwisata,” ujar Sandy.
Hasil diskusi personel JEC Balikpapan ini juga menghasilkan sejumlah masukan lainnya diantaranya tentang rencana pembangunan rumah sakit di wilayah Balikpapan Timur, peningkatan ekonomi, infrastruktur, persoalan lahan warga khususnya Embung Aji Raden serta lainnya.
“Besar harapan kami, hasil diskusi yang dilaksanakan JEC Balikpapan ini dapat membantu atau memberikan masuk bagi anggota DPRD Balikpapan untuk diteruskan ke Pemerintah Kota Balikpapan, Pemerintah Provinsi Kaltim maupun ke Pemerintah Pusat sebagai kepanjangan tangan masyarakat Kota Beriman,” tutup Sandy.
Seperti diketahui, dalam rangka membangun kota Balikpapan, JEC Balikpapan ikut berperan aktif dengan mengadakan diskusi ringan bersama para tokoh di Kota Minyak seperti anggota DPRD Balikpapan, tokoh masyarakat, pengusaha, serta lainnya.
Diskusi kali ini, merupakan diskusi kali ketiga yang digelar JEC di kawasan Pantai Manggar Balikpapan. Diskusi sebelumnya mengundang Suryani, anggota DPRD Balikpapan dari Partai Golkar dan Budiono, Wakil Ketua DPRD Balikpapan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan.
Reporter : Fauzi
Editor: Wakid Maulana
Publisher; Nurul Anam












