DELI SERDANG, Kamis (27/10/2022) suaraindonesia-news.com – Perayaan hari besar Agama Islam Maulid Nabi Besar Muhammad SAW selalu membawa nilai tersendiri bagi umat muslim di seluruh dunia, begitu juga di Indonesia.
Dalam ajaran Agama Islam yang Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang.
Perjalanan kisah Maulid Nabi ini selalu diperingati dalam ajaran agama Islam.
Ini yang selalu dilakukan Remaja Masjid Al-Hidayah yang bertempat di Dusun Lima Desa Dalu Sepuluh B Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Sebelum ustad yang diundang panitia memberikan tausiahnya, acara dirangkai beberapa penampilan dari RM Al-Hidayah diantaranya tari-tarian dan Popsong.
Ketua panitia Fauzan Hardiansyah dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan para donatu.
“Sehingga bisa terselenggaranya acara malam ini dan juga saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan RM yang sudah meluangkan waktunya dan ide-idenya,” terangnya, Kamis (26/10).
Diketahui, pagelaran Maulid Nabi tersebut dilaksanakan usai salat Isya’. Kemudian, dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an yang dibaca Ilham Ananda dengan saritilawah Ageng Prasetiyo.
“Saya ucapkan khadirat Allah SWT diberikan kesehatan kepada kita semuanya, Masjid Al-Hidayah saat ini dalam proses pembangunan, dengan infak yang telah diberikan untuk Masjid kita ini, saya berharap kedepannya kita bisa sama-sama memakmurkan Masjid dan untuk RM saya ucapkan terimakasih karena begitu semangat dan antusias dalam gelaran Maulid pada malam hari ini,” ucap Ketua BKM Masjid Al Hidayah, Suhariyanto, dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Desa Dalu Sepuluh B, Wantoro mengatakan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah bentuk kecintaan sang nabi.
“Saya melihat dan mendengar tadi yang telah disampaikan Ketua BKM Masjid Al-Hidayah saat ini sedang dibangun Masjid yang baru, namun saya berharap masyarakat jangan hanya mempunyai Masjid yang baru saja, namun lebih dari itu yaitu memakmurkan Masjid, karena gak ada artinya Masjid yang dibangun megah namun jemaahnya sedikit,” ujar Kades dalam sambutannya.
Pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut juga diisi oleh penceramah oleh AL Ustadz Peri Sabtadi Putra dari Kecamatan Galang Deli Serdang.
Di mana, ia memberikan tausiahnya secara singkat tentang betapa pentingnya peringatan Kisah Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1444 H Tahun 2022.
“Dikarenakan banyaknya dapat pembelajaran yang bisa kita ambil hikmahnya dan bisa kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari,” singkatnya.
Reporter : M. Habil Syah
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam












