Regional

Pasca Digruduk Banduk dan Petani, Humas Gudang PT Phraya Multi Sentosa Bantah Dugaan Potongan Timbangan

×

Pasca Digruduk Banduk dan Petani, Humas Gudang PT Phraya Multi Sentosa Bantah Dugaan Potongan Timbangan

Sebarkan artikel ini
IMG 20221009 221723
Foto: Humas gudang Gudang PT. Phraya Multi Sentosa saat diwawancarai awak media.

PAMEKASAN, Minggu (09/10/2022) suaraindonesi-news.com – Pasca puluhan pedangan dan petani tembakau geruduk Gudang PT. Phraya Multi Sentosa di Jalan Raya Nyalaran Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terkait dugaan pemotongan timbangan, akhirnya menemukan titik terang.

Humas gudang Gudang PT. Phraya Multi Sentosa membantah hingga menepis atas dugaan temuan para pedagang dan petani yang menilai ada pemotongan timbangan.

Bahkan pihak gudang sudah memberikan kesempatan kepada para bandul untuk melihat semua proses mulai dari pengambilan sampel atau contoh, sampai proses penimbangannya.

“Terus salahnya di mana?. Begini kalau para bandul dan petani ini tidak ada sangkut pautnya dengan gudang apabila sudah menjual kepada bandul, melainkan bandul yang membeli tembakau hasil rajakan petani. Pihak gudang sudah memberikan peluang namun pihak dari mereka tidak sepakat,” ungkap Agus, Minggu (09/10).

Menurutnya, soal timbangan kurang 3 atau 4 kilogram itu termasuk dikurangi berat tikar pembukuan Balan tembakau tersebut.

Dia mengatakan, pengambilan contoh atau sampel hanya satu kilo, karena pihak gudang sudah mempunyai aturan sendiri yang disesuaikan dengan aturan dari Pemkab Pamekasan.

“Semua proses itu kita lakukan secara transparan dan langsung di depan mereka dan sebenarnya semua ini hanyalah miss komunikasi saja,” terangnya.

Pihaknya mengaku sudah bertemu para perwakilan massa yang mengatas anamakan petani untuk meluruskan.

“Perlu diketahui bersama bahwa nanti malam sekitar jam 20.00 wib saya sebagai humas yang ditunjuk mewakili gudang akan bertemu dengan perwakilan massa aksi di kantor Reskrim polres Pamekasan,” tuturnya.

Untuk ketahui, Para Bandul dan Petani tembakau, Sabtu sore (08/10/2022), mendatangi Gudang PT. Phraya Multi Sentosa itu merasa dirugikan atas dugaan ketidak sesuaian timbangan pihak gudang. Sehingga dinilai telah merugikan para bandul dan petani.

Untuk itu mereka mendatangi pihak gudang guna meminta kejelasan dan pertanggungjawaban atas dugaan timbangan yang tidak sesuai dengan hasil timbangannya sendiri.

“Ini termasuk aneh, setiap kali kami melakukan penjualan dan memasukkan tembakau kami ke gudang ini selalu berkurang 3 sampai 4kilogram bahkan sampai 5kilogram,” ungkap Subairi salah satu korlap aksi.

Pihaknya mengaku bersama para petani datang ke gudang bertujuan untuk meminta kejelasan, namun tidak ada respon dari pihak gudang.

“Sehingga kami melaporkannya atas dugaan tersebut ke pihak Polres Pamekasan,” tandasnya.

Reporter : May
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam