ACEH TIMUR, Kamis (01/09/2022)
suaraindonesia-news.com – Dinilai ingkar janji, belasan emak-emak yang didampingi ketua Front Anti Kekerasan Sosial (FAKSI) datangi Kantor Baitul Mal Aceh Timur.
Ketua Faksi Ronny Hariyanto mengatakan, kedatangan dirinya dan sejumlah emak-emak untuk menagih janji Ketua Baitul Mal Aceh Timur terkait pencairan dana bantuan untuk fakir miskin.
“Saat kami demo pada bulan juli lalu, Ketua Baitul Mal di hadapan massa berjanji akan segera mencairkan bantuan dana senif fakir kepada fakir miskin yang berusia 60 tahun ke atas,” ujar Ronny pada media ini, Kamis (01/09).
Namun sayangnya, kata Ronny, memasuki bulan September 2022 belum ada kabar dari pihak Baitul Mal seolah menghilang di telan bumi.
“Kasihan masyarakat miskin, mereka mondar-mandir mengecek ke bank hampir setiap harinya, namun bantuan yang sangat diharapkan belum masuk ke rekening mereka,” cetusnya.
Bahkan, pihaknya mendengar kabar tak sedap, soal dugaan anggaran yang sudah habis dan adanya dugaan salah transfer ke rekening orang lain. Namun menurutnya, hal itu belum diketahui kebenarannya.
Sementara Kepala Baitu Mal Tajul Ula saat menerima kedatangan Ronny Harianto dan Emak-emak di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa bantuan tetap akan disalurkan, akan tetapi pihaknya masih menunggu pengesahan APBK Perubahan.
“Untuk bantuan fakir dari senif zakat, kita tunggu pengesahan anggaran perubahan,” jelas Tajul.
Sementara terkait dengan anggaran yang diduga sudah habis, Tajul menyebutkan, untuk bantuan senif fakir dan bea santri sudah bisa habis disalurkan.
“Bukan anggarannya habis, tapi anggaran untuk bantuan senif untuk miskin sebanyak 1,922 penerima manfaat dan 666 santri masing-masing Rp 700 ribu, sudah habis di salurkan,” sebutnya.
Terakhir, Tajul meminta kepada emak-emak untuk bersabar menunggu pengesahan anggaran tersebut.
“Harap bersabar menunggu pengesahan APBK Perubahan,” harap Tajul.
Reporter : Masri
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam












