SUMENEP, Jumat (01/07/2022) suaraindonesia-news.com – Realisasi program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur direncanakan pada akhir tahun 2022.
“InsyaAllah bulan Desember nanti,” ungkap Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Moh. Jakfar melalui Kabid Penata Ruang Indra Wahyudi. Jumat, 01 Juli 2022.
Indra Wahyudi mengatakan, program RTLH tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp 3,8 miliar. Anggaran itu bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Lebih lanjut kata dia, anggaran yang cukup besar itu akan disebarkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dengan masing-masing mendapatkan sebesar Rp 20 juta
“Setiap KPM mendapatkan realisasi tetap. Sebesar Rp 17,5 juta untuk material dan sisanya untuk ongkos tukang,” jelasnya.
Untuk diketahui, terdapat 176 KPM yang akan mendapatkan program RTLH tersebut. rata-rata penerima itu tersebar di sejumlah kecamatan se-Kabupaten Sumenep, terutama yang termasuk kategori miskin ekstrem.
Reporter : Sya
Editor : Redaksi
Publisher : Romla












