SUMENEP, Kamis (21/4/202) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadwal pengoperasian armada baru di penyeberangan Kalianget-Talango, pada Jumat, 22 April 2022 besok.
Rencana ini kemudian disambut baik oleh DPRD Sumenep, termasuk juga dari masyarakat Kecamatan Talango yang sudah lama menanti adanya penambahan armada baru.
Sebab, dengan adanya penambahan armada baru tersebut, persoalan kemacetan serta penumpukan penumpang yang kerap terjadi di penyeberangan Kalianget-Talango bisa teratasi.
Tokoh muda Kecamatan Talango, Eliyanto menyampaikan, terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menfasilitasi kebutuhan masyarakat dengan menambah kapal armada baru di penyeberangan Kalianget-Talango.
“Mengapresiasi penambahan armada tongkang sebagai salah satu upaya penguraian kemacetan yang selama ini bahkan bertahun-tahun sudah dikeluhkan oleh masyarakat kepulauan Talango,” kata Eliyanto, Kamis, 21 April 2022.
Adanya penambahan armada baru jenis kapal tongkang tersebut merupakan bagian panjang dari perjuangan sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Talango.

Diketahui, sejak 2019 lalu sejumlah masyarakat Kecamatan Talango melakukan hearing dengan Komisi III DPRD Sumenep untuk meminta adanya penambahan armada baru kepada pemerintah daerah.
Menurut Eli, dari hasil hearing tersebut, masyarakat Talango mendapat angin segar sebab ada kesepakatan antara elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
Hal itu diperkuat dengan adanya surat nota kesepakatan yang ditandatangani langsung oleh Bupati Sumenep Busyro Karim, Dinas Perhubungan, dan Syahbandar.
“Alhamdulillah, perjuangan dan penantian panjang kami akhirnya terwujud dengan adanya penambahan armada baru yang sudah siap beroperasi,” terangnya.
Pihaknya kemudian berharap, adanya penambahan armada baru tersebut tidak hanya mengatasi persoalan macet saja. Namun juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat Talango.
“Saya yakin perekonomian masyarakat Talango akan terangkat, sebab selama ini sejumlah pengusaha kesulitan untuk mendapatkan akses yang cepat karena kekurangan armada di penyeberangan. Contohnya seperti pengusaha sapi yang mengejar waktu dan target pasar,” jelasnya.
Keberadaan armada baru juga dinilai tidak hanya mengangkat perekonomian masyarakat, namun juga mempermudah akses wisatawan yang hendak berwisata religi ke Asta Sayyid Yusuf.
“Semoga dengan adanya penambahan armada tongkang bisa membantu mengurai kemacetan dan meningkatkan stabilitas perekonomian serta kenyamanan bagi para pengunjung atau peziarah Asta Sayyid Yusuf,” pungkasnya.
Reporter : Syaiful
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul












